Masterplan RSUD Kota Solok Dipresentasikan

Masterplan RSUD Kota Solok Dipresentasikan
Walikota Solok mendengarkan presentasi RSUD Kota Solok oleh tim Konsultan Masterplan RSUD Kota Solok di Ruang Rapat Walikota Solok, Jumat (7/7).

Kota Solok Jadi Bangun RSUD

* Manfaatkan DAK Rp 30 Miliar

SOLOK (www.patronnews.co.id)
Setelah sebelumnya dikatakan simpang siur, Pemko Solok menegaskan tetap akan membangun Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Solok. Hal ini, setelah Tim Konsultan mempresentasikan pembangunan RSUD Kota Solok di Ruang Rapat Walikota Solok, Jumat (7/7). Presentasi tersebut dihadiri oleh Walikota Solok Zul Elfian, Ketua Komisi B DPRD Kota Solok, Daswippetra Dt Manjinjing Alam, Kepala OPD terkait dan Tim Teknis. Dalam presentasinya, tim konsultan memberikan rekomendasi kepada Walikota sesuai hasil kajian, terutama terkait pembangunan fisik yang terkait dengan kondisi lahan.

“Kita ucapkan terima kasih kepada tim konsultan yang telah memaparkan presentasinya. Terutama terkait dengan masterplan RSUD Kota Solok Tipe C. Harapannya, pembangunan fisik RSUD Kota Solok nantinya akan dapat mengikuti kontur lahan.

Zul Elfian juga mengatakan pihaknya akan mengupayakan perluasan lahan untuk pengembangan RSUD nantinya. Direncanakan, pada Agustus 2018 nanti, RSUD Kota Solok sudah bisa ditempati dan melayani masyarakat.

Pembangunan RSUD Kota Solok sempat memicu perdebatan di masyarakat. Pasalnya, di Kota Solok saat ini sudah ada RSU Solok, yang merupakan milik Pemprov Sumbar. Sehingga, RSU Solok tidak secara khusus melayani masyarakat Kota Solok. Tapi juga menjadi rumah sakit rujukan bagi daerah-daerah sekitarnya, seperti Kabupaten Solok, Solsel, Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya. Nantinya, RSUD Kota Solok yang dikelola langsung oleh Pemko Solok, tetap akan menjadikan RSU Solok sebagai rujukan.

“Daerah-daerah di Sumbar bagian timur sudah memiliki RSUD. Sementara Kota Solok baru memiliki sejumlah Puskesmas di sejumlah kelurahan. RSU Solok dalam rencananya akan tetap menjadi rujukan bagi RSUD yang akan dibangun nantinya,” ujar Zul Elfian.

Zul Elfian juga mengatakan, Pemko Solok telah melakukan pendekatan dengan Pemerintah Pusat, terutama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, untuk mewujudkan rencana tersebut. Beberapa waktu lalu, Zul Elfian bersama Dinas Kesehatan dan Bappeda Kota Solok telah melakukan konsultasi dengan Kemenkes RI di Jakarta. Saat itu, Zul Elfian dan rombongan diterima langsung Menteri Kesehatan RI Djuwita F Moeloek.

“Harapan kita sangat besar agar rencana ini bisa terwujud. Fungsi RSUD ini adalah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Beras Serambi Madinah. Sehingga, layanan kepada warga kota bisa lebih khusus. Tidak seperti di RSU Solok saat ini yang melayani pasien dari
daerah-daerah di Sumbar bagian timur,” lanjutnya.

Selain dikelola langsung oleh Pemko Solok, Zul Elfian menyebut, dari segi biaya, pelayanan dapat lebih murah bahkan gratis.

“Semoga dengan adanya dukungan Kemenkes, keinginan Kota Solok memiliki rumah sakit sendiri dapat terwujud. Sehingga Pemko Solok bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan biaya murah tapi profesional. Untuk tahap awal, Pemerintah Pusat mengelontorkan dana DAK sekitar Rp 30,4 miliar,” ujarnya. (rzl)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply