SK CPNS Bidan PTT Diserahkan

SK CPNS Bidan PTT Diserahkan
Bupati Solok Gusmal menyerahkan SK CPNS terhadap Bidan PTT di Gedung Pelangi Arosuka, tadi pagi.

Gusmal: Jangan Berfikir akan Segera Pindah

SOLOK (www.patronnews.co.id)
Bupati Solok Gusmal meminta calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan PNS untuk tidak menjadikan daerah terisolir dan pinggiran sebagai batu loncatan bagi yang berstatus PNS, untuk pindah ke daerah pusat daerah. Hal ini menurutnya, membuat upaya peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan di daerah terisolir terhambat. Hal itu dikatakan Gusmal saat menyerahkan SK CPNS Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Gedung Pelangi Arosuka, kemarin.

“Penyakit ini hampir merata menghinggapi setiap Kabupaten/Kota se-Sumbar, tak terkecuali di Kabupaten Solok. Saya mewanti- wanti agar kejadian itu tidak berulang kembali. Kita harap tenaga bidan Kementrian Kesehatan yang ditempatkan di daerah pinggiran ini tidak cepat untuk meminta pindah tugas. Sebab, keberadaan tenaga bidan di daerah terpencil sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Gusmal juga berharap  tenaga medis yang menyebar di daerah ini agar dapat menjadi ujung tombak dalam menciptakan dan meningkatkan kualitas kesehatan masayarakat. Selama ini masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, karena kondisi wilayah jauh dari pusat pemerintahan sangat membutuhkan tenga kesehatan, apa lagi daerah yang belum begitu lengkap sarana dan parasarana penunjang fasilitas kesehatan umum. Dijelaskan Gusmal, CPNS dari PTT Bidan Kementerian Kesehatan RI merupakan pelaksanaan dari Nota Kesepahaman antara Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan Bupati Solok yang tertuang dalam Nomor: HK.05.01/11/543/2016 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dari Pegawai Tidak Tetap Pusat tanggal 30 Maret 2016.

Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil dari PTT Bidan Kementerian Kesehatan RI dilaksanakan dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT) yang difasilitasi oleh Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara. Dari data yang ada jumlah peserta yang mendaftar dan ikut tes yang berasal dari daerah Kabupaten Solok tercatat sebanyak 84 orang‎.

Namun setelah melalui berbagi tahapan seleksi, yang dinyatakan lulus sebanyak 77 orang sesuai dengan Formasi yang ditetapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI. Untuk tenaga Bidan yang ditempatkan dikawasan Kecamatan Lembah Gumanti tercatat sebanyak 7 orang Bidan dan di Kecamatan Tigo Lurah sebanyak 4 orang.

Sementara untuk Kecamatan Lembang Jaya ditempatkan sebanyak 8 orang tenaga Bidan. Untuk Kecamatan Bukit Sundi tercatat sebanyak 2 orang, di Kecamatan Junjung Sirih sebanyak 2 orang, di Kecamatan X Koto Diatas sebanyak 9 orang tenaga Bidan.

Untuk kawasan Kecamatan Kubung tenaga Bidan ditempatkan sebanyak 15 orang, diKecamatan Danau Kembar sebanyak 4 orang tenaga Bidan yang ditempatkan. Di Kecamatan X Koto Singkarak juga ditempatkan sebanyak 5 orang tenaga Bidan, Kecamatan Payung Sekaki senyak 6 Orang dan di Kecamatan IX Koto Sungai Lasi ditempatkan sebanyak 7 orang tenaga bidan.

Untuk Kecamatan Pantai cermin hanya ditempatkan 1 orang tenaga Bidan, diKecamatan Gunung Talang 4 orang serta di Kecamatan Hiliran Gumanti 3 orang. Sementra peserta yang tidak lulus lantaran tidak memenuhi syarat sebanyak 7 orang yang berusia lebih dari 35 tahun. (rzl)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply