Nelayan Temukan Peti Misterius di Tengah Danau Singkarak

Nelayan Temukan Peti Misterius di Tengah Danau Singkarak

Nelayan Temukan Peti Misterius di Danau Singkarak

SOLOK (www.patronnews.co.id)
Warga Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok gempar dengan penemuan peti misterius yang mengapung di Danau Singkarak, Rabu sore (1/11). Peti misterius itu ditemukan oleh Muhammad Nur (50 th), seorang nelayan yang sedang menangkap ikan di tengah danau. Awalnya, M Nur mengira peti itu merupakan benda yang jatuh dari langit. Warga Jorong Muaro Pasia, Nagari Muaro Pingai ini minta bantuan pada masyarakat, yang kemudian melaporkan temuan itu ke Polsek Junjung Sirih.

Mendapat laporan itu, personel Polsek Junjung Sirih kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Solok Kota. Tim Inafis kemudian diturunkan untuk ke lokasi. Dengan dibantu masyarakat Tim Inafis Polres Solok Kota kemudian menarik peti tersebut ke pinggir Danau Singkarak.

Dengan rasa ingin tahu yang sangat besar, peti itu kemudian dibuka. Setelah dibuka, Tim Inafis dan jajaran Polsek Junjung Sirih kaget, ternyata peti tersebut adalah peti jenazah. Di dalam peti tidak ditemukan mayat, yang ada hanya bantal jenazah.

Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan melalui Wakapolres Kompol Sumintak mengatakan, setelah dilakukan pengembangan, peti jenazah itu ternyata milik alamarhumah Syamsimar (63 th). Menurut Sumintak, peti jenazah itu dibuang keluarga Syamsimar ke danau setelah prosesi pemakaman.

“Berdasarkan keterangan anak Syamsimar, Erwin (32 th) diketahui, Syamsimar meninggal di RSUP Cipto Mangun Kusumo Jakarta, Kamis (26/10) lalu. Jenazah diberangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta ke Bandara Internasional Minangkabau pada Kamis, 26 Oktober 2017, pukul 21.30 Wib. Warga  Dusun panyalai Jorong Ganting Padang Palak, Nagari Paninggahan ini dimakamkan pada Jumat tgl 27 Oktober 2017 pukul 11.00 WIB di pemakaman keluarga. Saat pemakaman, peti jenazah tak ikut dikuburkan. Setelah prosesi pemakaman selesai, peti jenazah malah dibawa dengan mobil pick up dan dibuang ke pinggir Danau Singkarak di daerah Puruak Nagari Saning Baka. Dengan harapan peti tersebut akan tenggelam,” ujarnya.

Namun, setelah lima hari dibuang, peti jenazah itu justru mengapung dan ditemukan nelayan mengapung di tengah danau, tepatnya di daerah Jorong Guci Ampek Nagari Muaro Pingai.

“Sekarang peti jenazah itu telah dibakar dan pembakarannya disaksikan pihak keluarga dan anggota Polsek Junjung Sirih,” ujar Kompol Sumintak. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply