Demokrat “Cecar” KPU dan Bawaslu Terkait Aturan Kampanye

Demokrat “Cecar” KPU dan Bawaslu Terkait Aturan Kampanye
Komisioner KPU Kota Solok Arif Santoso memaparkan aturan kampanye saat Konsolidasi dan Pendidikan Politik Memyambut Pelaksanaan Pemilu 2019 di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Solok, Jalan Lubuk Sikarah Kota Solok, Senin (15/10).

SOLOK – Partai Demokrat Kota Solok menggelar Konsolidasi dan Pendidikan Politik Menyambut Pelaksanaan Pemilu 2019 di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Solok, Jalan Lubuk Sikarah Kota Solok, Senin (15/10). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kota Solok Irzal Ilyas Dt Lawik Basa, Sekretaris Fernandez, Bendahara Deni Nofri Pudung, Ketua PAC, Caleg, pengurus, kader dan simpatisan Partai Demokrat Kota Solok. Istimewanya, kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Ketua KPU Kota Solok Asraf Danil, Komisioner KPU Kota Solok Ilham Eka Putra dan Arif Santoso, serta Anggota Bawaslu Rafiqul Amin. Ikut hadir Caleg DPR RI Dapil Sumbar 1 dari Partai Demokrat Eka Putra.

Konsolidasi dan Pendidikan Politik Menyambut Pelaksanaan Pemilu 2019 di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Solok, Jalan Lubuk Sikarah Kota Solok, Senin (15/10).

Ketua DPC Demokrat Kota Solok Irzal Ilyas Dt Lawik Basa mengungkapkan kegiatan ini ditujukan agar seluruh mesin partai, yakni pengurus, Caleg, kader dan simpatisan, bekerja keras meraih simpati masyarakat. Dengan pembekalan dan pengetahuan tentang aturan yang cukup, seluruh kader bisa siap menjadi perpanjangan tangan rakyat di legislatif. Serta berupaya menciptakan Pemilu yang tertib, aman dan damai.

“Kami ingin membekali kader, agar siap. Sehingga saat terpilih nanti menjadi wakil rakyat, mereka benar-benar menjadi perpanjangan tangan rakyat. Sesuai dengan komitmen Partai Demokrat, yakni jemput aspirasi dan memberikan solusi. Kader Partai Demokrat tidak boleh banyak janji. Jangan muluk-muluk, berikan pemahaman dan kinerja terbaik ke masyarakat,” ujarnya.

Komisioner KPU Kota Solok Arif Santoso memaparkan aturan kampanye saat Konsolidasi dan Pendidikan Politik Memyambut Pelaksanaan Pemilu 2019 di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Solok, Jalan Lubuk Sikarah Kota Solok, Senin (15/10).

Ketua KPU Kota Solok Asraf Danil mengapresiasi DPC Partai Demokrat menggelar konsolidasi dan pendidikan politik ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat berarti dalam memberikan pemahaman politik dan membantu KPU mensosialisasikan aturan kampanye Pemilu serentak 17 April 2019 mendatang. Menurutnya, setelah masuknya masa kampanye sejak 23 September lalu, hingga masa tenang pada 14 April 2019, banyak aturan yang harus diketahui Caleg dan Parpol peserta Pemilu. Seperti, jadwal dan tata cara alat peraga kampanye, dan larangan-larangan yang harus dihindari Parpol dan Caleg.

“Masa kampanye berlangsung sejak 23 September lalu hingga 13 April 2019. Meski sudah masuk masa kampanye, ada aturan-aturan yang harus diikuti seluruh peserta Pemilu. Seperti kampanye terbatas, tatap muka, penyebaran alat peraga, rapat umum, iklan media cetak dan elektronik. Seluruhnya ada aturan dan ada Bawaslu yang akan melakukan tindakan,” ungkapnya.

Komisioner KPU Kota Solok Ilham Eka Putra saat Konsolidasi dan Pendidikan Politik Memyambut Pelaksanaan Pemilu 2019 di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Solok, Jalan Lubuk Sikarah Kota Solok, Senin (15/10).

Komisioner KPU Kota Solok Ilham Eka Putra menjelaskan, pemasangan alat peraga kampanye, baliho dan spanduk, ada yang difasilitasi dan dicetak oleh KPU. Serta ada juga yang dicetak oleh parpol. Semuanya dikelola parpol dan calon senator, serta tim pemenangan Capres-Cawapres. Misalnya, baliho 10 buah dan 16 spanduk untuk tingkat Kota Solok. Serta baliho partai yang hanya boleh 5 buah per kelurahan.

“Dalam aturannya, di baliho yang difasilitasi atau dicetak oleh KPU, hanya boleh memuat foto dan jabatan di Parpol. Tidak boleh memuat foto dan nomor urut Caleg. Karena sejatinya, peserta Pileg adalah Parpol. Titik-titik pemasangannya juga ada aturannya. Seperti tidak boleh di tempat ibadah, fasilitas umum, fasilitas pemerintahan, pohon pelindung, asrama TNI/Polri, tiang listrik, tiang telepon, hingga gapura komplek. Tujuan fasilitasi KPU adalah agar ada keadilan. Jangan sampai Caleg bermodal besar yang mendominasi,” ujarnya.

Anggota Bawaslu Kota Solok Rafiqul Amin memaparkan aturan dan pelanggaran kampanye pada Konsolidasi dan Pendidikan Politik Memyambut Pelaksanaan Pemilu 2019 di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Solok, Jalan Lubuk Sikarah Kota Solok, Senin (15/10).

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Solok Rafiqul Amin menyatakan pihaknya saat ini, di samping melakukan pengawasan dan penertiban proses dan alat peraga kampanye, juga sedang melakukan pemutakhiran data pemilih. Yakni dengan melakukan sinkronisasi dan pemutakhiran data pemilih. Rafiqul juga menegaskan hingga saat ini, masih ada waktu perbaikan dan pengusulan calon pemilih ke KPU dan Bawaslu.

“Tujuannya adalah meningkatkan partisipasi pemilih semaksimal mungkin. Kita juga ingin mengingatkan, bahwa penerbitan dan pemasangan iklan di media cetak, elektronik dan online jadwalnya dimulai pada 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019. Bawaslu akan segera melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada media, terutama media online yang saat ini sudah banyak memasang iklan kampanye,” ujarnya. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply