Tiga PAW DPRD Kabupaten Solok Dilantik

Tiga PAW DPRD Kabupaten Solok Dilantik
Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Solok tahun 2014 lalu.

SOLOK – Tiga wajah baru akan mengisi jajaran anggota DPRD Kabupaten Solok, Senin (15/10). Dua dari tiga wajah baru tersebut adalah anggota Pergantian Antar Waktu (PAW) berasal dari Partai Persatuan Pembangunan. Yakni Yondri Samin yang akan digantikan Zulhatrijon dan Afrizal Chan yang akan digantikan Masri Bakar. Satu PAW lagi, berasal dari Partai Demokrat. Yakni Marsal Syukur menggantikan Hardi Hasymi yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Yondri Samin dan Afrizal Chan di-PAW karena pada tahapan pemilihan legislatif (Pileg) “loncat pagar” ke Partai Amanat Nasional (PAN).

Hardinalis Kobal
Ketua DPRD Kabupaten Solok

Ketua DPRD Kabupaten Solok Hardinalis Kobal menyatakan PAW tersebut merupakan mekanisme untuk mengisi kekosongan anggota DPRD dan imbas dari eskalasi politik jelang Pileg 2019. Menurut politikus dari Partai Golkar tersebut, Yondri Samin dan Afrizal Chan resmi mengundurkan diri dari PPP dan maju menjadi Caleg dari PAN.

“Seluruh persyaratan untuk PAW tersebut telah tuntas. Termasuk SK Gubernur. Jadi, kalau tidak aral melintang, ketiganya akan dilantik Senin pagi (15/10). Dengan tiga wajah baru ini, kita harapkan mereka segera dapat menyesuaikan diri dan menuntaskan agenda DPRD ke depan,” ujarnya.

Dendi
Sekretaris DPC PPP Kabupaten Solok

Ketua KPU Kabupaten Solok, Gadis, membenarkan bahwa Yondri Samin dan Afrizal Chan memang telah terdaftar di Daftar Calon Sementara (DCS) dan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD Kabupaten Solok dari Partai Amanat Nasional (PAN). Yondri Samin maju di daerah pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Solok yang meliputi Kecamatan Bukit Sundi, Payung Sekaki, Lembang Jaya, Danau Kembar dan Tigo Lurah. Sementara Afrizal Chan maju dari Dapil 2 yang meliputi Kecamatan X Koto Singkarak, X Koto Diateh dan Junjung Sirih.

“Bapak Yondri Samin dan Afrizal Chan memang sudah mendaftarkan diri untuk maju sebagai Bacaleg dari Partai PAN. Keduanya terdaftar di DCS dan DCT. Serta telah mengundurkan diri dari PPP,” ungkap Gadis.

Marsal Syukur

Satu PAW lagi, Marsal Syukur dari Partai Demokrat, menggantikan Alm. Hardi Hasmi yang meninggal dunia pada 26 Juni 2018. PAW akan dilakukan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Solok yang akan dihadiri oleh seluruh anggota DPRD dan Bupati dan Wakil Bupati Solok. Pelantikan PAW akan dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kabupaten Solok di Arosuka.

Sebelumnya, Pengurus Partai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Solok, sempat mengeluhkan lambatnya proses PAW anggotanya. Sekretaris PPP Kabupaten Solok, Dendi, menyebutkan proses PAW sempat diulur-ulur.

“Hal ini kan sudah jelas diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 2018 pasal 107 bahwa bila ada anggota DPRD yang pindah partai, maka pimpinan DPRD wajib menindaklanjutinya dan memprosesnya. Tetapi ini kok seakan diundur-undur,” ujar Dendi, didampingi pengurus Partai PPP lainnya di Kantor PPP di Kotobaru.

Masri Bakar

Disebutkan Dendi, dalam PP Nomor 12 Tahun 2018 psal 107 tersebut dengan jelas mengatur mekanisme terbitnya SK pemberhentian anggota DPRD kabupaten-kota maupun provinsi yang mengundurkan diri karena pindah partai. Disebutkannya, sesuai pasal 107 ayat (2) disebutkan, dalam hal anggota DPRD kabupaten/kota mengundurkan diri dan pimpinan partai politik tidak mengusulkan pemberhentiannya kepada pimpinan DPRD kabupaten/kota, dalam waktu paling lama 7 (tujuh) hari terhitung sejak yang bersangkutan mengajukan pengunduran dirinya sebagai anggota DPRD kabupaten/kota, pimpinan DPRD meneruskan usul pemberhentian anggota DPRD kabupaten/kota kepada gubernur sebagai wakil pemerintah pusat melalui bupati/wali kota untuk memperoleh peresmian pemberhentian.

Yondri Samin (kanan bawah) menyeberang ke PAN.

“Lambat diproses. Padahal Bapak Yondri Samin dan Afrizal sudah resmi mundur sejak beberapa bulan lalu. Pada pasal 108 menjelaskan, gubernur sebagai wakil pemerintah pusat meresmikan pemberhentian anggota DPRD kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling lama 14 (empat belas) hari terhitung sejak diterimanya keputusan badan kehormatan DPRD kabupaten/kota atau keputusan pimpinan partai politik tentang pemberhentian anggotanya dari bupati/wali kota. Jadi PP ini dengan jelas menyebutkan, tujuh hari setelah pak Afrizal dan Yondri Samin mundur, maka pimpinan DPRD Kabupaten Solok wajib memproses pemberhentinnya. Maka gubernur 14 hari setelah menerima surat tersebut melalui Pemkab Solok dapat mengeluarkan SK pemberhentian mereka yang mundur tadi. Namun ini terkesan diulur-ulur,” terang Dendi, yang juga diamini Ketua Lajnah Pemenag Pemilu (LP2) Partai PPP Kabupaten Solok, Zulhatrijon.

Zulhatrijon

Ketua Pemenangan Pemilu (LP2) Partai PPP Kabupaten Solok, Zulhatrijon menyatakan bahwa surat pengunduran diri Yondri Samin kepada Partai PPP sudah diterima tanggal 9 Juli 2018 lalu dan juga surat pengunduran diri dari Afrizal Chan.

“Surat pengunduran diri dari Bapak Yondri Samin dan Bapak Afrizal Chan sudah kami terima sejak tanggal 9 Juli lalu dan beliau juga sudah resmi mendaftarkan diri ke Partai Amanat Nasional ke KPU sebagai Bacaleg anggota DPRD Kabupaten Solok priode 2019-2024 mendatang,” jelas Zulhatrijon. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply