Atletik dan Panjat Tebing Raih 5 Emas, Kota Solok di Peringkat ke-12

Atletik dan Panjat Tebing Raih 5 Emas, Kota Solok di Peringkat ke-12
Ketua Harian KONI Kota Solok, Novizar Chaniago (dua dari kiri) saat penganugerahan medali cabang atletik di Porprov Sumbar 2018 di Kabupaten Padang Pariaman.

PADANG PARIAMAN – Kontingen Kota Solok hingga Senin (26/11) telah mengoleksi 17 medali emas, 27 perak dan 40 perunggu. Raihan ini membuat kontingen Kota Beras Serambi Madinah menempati posisi ke-12 dari 19 kabupaten/kota se-Sumbar. Cabang Panjat Tebing menyumbangkan 5 medali emas, 1 perak dan 7 Perunggu.

Walikota Solok Zul Elfian (tiga dari kiri) saat menghadiri penyerahan medali di Kabupaten Padang Pariaman.

Sebanyak 2 medali emas disumbangkan oleh Apriana di nomor Boulder Perorangan Putri Umum dan nomor Lead Perorangan Putri Umum. Sementara dua emas lainnya dipersembahkan Mustolih di nomor Speed Classic Perorangan Putra, dan Rendi Fitra Akbar di nomor Lead Perorangan Putra. Satu medali emas lainnya disumbangkan dari nomor beregu, yakni Boulder Mix 2 Putra dan 2 Putri.

Sebelumnya, sejumlah cabang andalan Kota Solok telah menyumbangkan medali tertinggi di Porprov Sumbar 2018 ini. Yakni 5 medali emas dari cabang Atletik, 2 emas dari cabang Wushu. Cabang yang masing-masing menyumbangkan satu emas adalah Menembak, Catur, Muaythai, Balap Sepeda, dan Gulat. 

Di klasemen sementara Porprov 2018, Kota Padang memimpin jauh dengan raihan 105 medali emas, 60 perak dan 83 perunggu. Tuan rumah Padang Pariaman berada di tangga kedua dengan raihan 73 emas, 66 perak dan 82 perunggu. Saudara tua Kota Solok, Kabupaten Solok berada di tangga keempat di bawah Kabupaten Limapuluh Kota, dengan raihan 41 emas, 34 perak dan 47 perunggu. Saudara muda Kota Solok dan Kabupate  Solok, yakni Kabupaten Solok Selatan berada di peringkat ke-11 dengan raihan 18 emas, 19 perak dan 22 perunggu.

Di papan bawah, dasar klasemen dihuni Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kontingen dari Bumi Sikerei tersebut belum meraih satu medalipun. Hal ini terasa aneh dan mengesankan kabupaten di Samudera Hindia tersebut tidak serius di Porprov di Kabupaten Padang Pariaman, yang sebelumnya adalah kabupaten induknya. Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Porprov kali ini hanya mengirimkan 18 orang duta olahraganya. Itupun terdiri dari 11 atlet, 5 pelatih dan 2 orang offisial.

Ketua Harian KONI Kota Solok, Novizar Chaniago (dua dari kiri) saat penganugerahan medali cabang atletik di Porprov Sumbar 2018 di Kabupaten Padang Pariaman.

Ketua Harian KONI Kota Solok, Novizar Chaniago, menyatakan pihaknya masih terus menunggu kiprah dari berbagai Cabor lainnya. Novizar menyatakan hingga dua hari jelang penutupan Porprov pada 28 November ini, raihan medali Kota Solok diyakini bakal terus bertambah. Sebelumnya, KONI Kota Solok menargetkan meraih 35 medali emas di Porprov kali ini.

“Dua hari terakhir ini, sejumlah Cabor akan memainkan partai final perebutan medali. Kita harapkan duta-duta olahraga Kota Solok bisa memberikan kemmapuan terbaiknya. Sehingga, target 35 medali emas dapat kita capai,” tegasnya. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply