Inovatif, Satria Sumbar Luncurkan Kartu Sehat

Inovatif, Satria Sumbar Luncurkan Kartu Sehat
Sekretaris PD Satria Sumbar, Dodi Hendra Dt Pandeka Sati, menunjukkan Kartu Sehat Satria.

SOLOK – Pengurus Daerah (PD) Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) Sumbar membuat terobosan baru dalam pengabdian ke masyarakat. Terbaru, sayap tertua Partai Gerindra tersebut, memberikan program kartu sehat. Yakni berobat gratis bagi masyarakat, hingga rawat jalan. Saat ini, sudah lebih dari 5 ribuan kepala keluarga di Sumbar yang tersentuh program tersebut.

Salah satu posko pendaftaran dan operasional Kartu Sehat Satria.

Sekretaris PD Satria Sumbar Dodi Hendra Dt Pandeka Sati, menyatakan program tersebut merupakan upaya PD Satria Sumbar untuk berkontribusi bagi peningkatan taraf hidup masyarakat. Terutama di bidang kesehatan. Menurutnya, program ini dipilih karena kesehatan merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat.

“Kami mencoba untuk selalu berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Dengan adanya program berobat gratis ini, masyarakat bisa terbantu dalam peningkatan taraf hidupnya. Sebab, kesehatan merupakan kebutuhan utama masyarakat saat ini,” terangnya.

Sekretaris PD Satria Sumbar Dodi Hendra Dt Pandeka Sati (kiri), bersama tenaga medis, menunjukkan Kartu Sehat Satria.

Dodi Hendra juga menyatakan, program ini merupakan salah satu program yang diperintahkan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Satria, Mohammad Nizar Zahro. Serta dukungan Ketua Pembina PP Satria,  Ahmad Muzani. Menurutnya, hal ini diharapkan menjadi kontribusi nyata Satria di seluruh daerah.

“Ini merupakan kontribusi nyata Satria ke masyarakat. Sebab, saat ini masyarakat sudah cerdas. Mereka butuh bukti dan pengabdian nyata. Jadi bukan hanya cerita dan janji-janji, tapi aplikasi langsung,” tegasnya.

Salah satu pos kesehatan yang bekerja sama dan menerima pelayanan Kartu Sehat Satria.

Dalam menjalankan program tersebut, Dodi Hendra menyatakan Satria memiliki metode pendataan yang bagus. Sehingga, program tersebut tidak tumpang tindih dengan program pemerintah seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), atau program dari organisasi lainnya. Setiap warga penerima Kartu Sehat, adalah mereka yang tidak menerima program sejenis.

“Program ini juga didukung dengan tenaga medis profesional. Bekerja sama dengan sejumlah Pos Kesehatan terpercaya. Pendataan untuk penerima dilakukan secara rapi, sehingga masyarakat akan merasakan manfaat program ini secara maksimal,” ungkapnya. 

Dodi Hendra juga berharap program ini akan berlangsung secara berkesinambungan. Sehingga, berbagai keluhan penyakit yang dialami masyarakat bisa ditanggulangi. Terutama penyakit dan keluhan kesehatan, seperti pengecekan gula darah, jantung, cek tekanan darah (tensi) dan sebagainya. Untuk mencegah pemalsuan, Kartu Sehat Satria dibekali nomor registrasi dan identitas unik.

“Semua pengobatan dan pengecekan kesehatan tidak berbayar alias gratis. Jika warga sudah mengetahui segala keluhan mereka, maka dengan berobat gratis rawat jalan dapat membantu menyehatkan dan melancarkan aktivitas sehari-harinya,” ungkapnya. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply