Ajaib, Imbang 1-1 Kontra PSID Jombang, Solok FC Lolos ke 16 Besar Liga 3 Nasional

Ajaib, Imbang 1-1 Kontra PSID Jombang, Solok FC Lolos ke 16 Besar Liga 3 Nasional

Liga 3 PSSI Putaran Nasional Grup B
* Ajaib, Solok FC Lolos Sebagai Runner Up

PURBALINGGA – Kesebelasan kebanggaan Solok Raya (Kota Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan) dan Sumbar, Solok FC, lolos dengan ajaib ke babak 16 besar Liga 3 Putaran Nasional, Sabtu (1/12). Meski hanya sanggup bermain imbang 1-1 (1-0) dengan PSID Jombang di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, tim berjuluk Pandeka Gunuang Talang itu, berhak lolos setelah di laga lainnya, PSBL Langsa kalah 2-3 dari PSCS Cilacap di Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap. 

PSCS Cilacap tampil sebagai juara grup B dengan nilai sempurna (9 poin) dari kemenangan 1-0 atas PSID Jombang, 1-0 atas Solok FC, dan 3-2 atas PSBL Langsa. Solok FC tampil sebagai runner up dengan nilai 4, hasil dari kemenangan 2-0 atas PSBL Langsa, kalah 0-1 dari PSCS Cilacap dan hasil imbang 1-1 dengan PSID Jombang. PSBL Langsa di tangga ketiga dengan nilai 3, hasil dari kekalahan 0-2 atas Solok FC, menang 3-2 atas PSID Jombang dan kalah 2-3 atas PSCS Cilacap. Sementara PSID Jombang menjadi juru kunci dengan nilai 1, setelah kalah 0-1 dari PSCS Cilacap, kalah 2-3 atas PSBL Langsa dan imbang 1-1 dengan Solok FC.

Di babak 16 besar, Solok FC akan berhadapan dengan juara Grup A. Sementara PSCS Cilacap akan menghadapi runner up Grup A. Kemungkinan besar, Solok FC akan menghadapi PS Abadi Pekanbaru atau PSGC Ciamis, yang akan ditentukan Minggu (2/12). Babak 16 besar dengan sistem gugur, akan dipentaskan pada Minggu, 9 Desember mendatang. 

Laga di Stadion Goentoer Darjono, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, antara Solok FC versus PSID berlangsung menarik sejak awal laga. Kedua tim, yang sama-sama berpeluang lolos, silih berganti melakukan serangan. Berkat kegigihan dan determinasi tinggi, Solok FC berhasil unggul 1-0 di menit ke-34, via gol yang dicetak oleh Bustomi. Meski terus silih berganti menyerang, laga babak pertama tetap berakhir dengan kemenangan Solok FC, 1-0.

Memasuki babak kedua, Solok FC dan PSID Jombang, tidak mengendurkan serangan. PSID yang sebelum laga versus Solok FC selalu kalah, akhirnya mampu menyamakan skor di menit ke-78 melalui gol yang dicetak pemain pengganti, Alfinu Rachman. Saling menekan hingga peluit akhir, kedua tim harus puas bermain imbang 1-1.

Robby Mariandi
Pelatih Solok FC

Pelatih Kepala Solok FC, Robby Mariandi, mengaku sangat puas dengan permainan timnya. Pelatih asli Sangir, Kabupaten Solok Selatan, yang mengantongi lisensi B AFC tersebut mengaku timnya mampu menerapkan strategi yang disiapkan. Yakni meladeni pola permainan menguras tenaga dan saling serang.

“Luar biasa. Para pemain bermain sangat fokus dan mampu menerapkan strategi yang disiapkan sebelumnya. Karakter Solok FC sangat terlihat. Terima kasih kepada seluruh pemain, tim pelatih, offisial, suporter dan teristimewa kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat dan Solok Raya,” ujar pelatih yang sebelumnya pernah membesut Akademi Semen Padang, Semen Padang U-19 dan Semen Padang U-21 ini.

Verry Mulyadi
CEO Solok FC

Chief Executive Officer (CEO) Solok FC Verry Mulyadi mengaku sangat puas dengan kesuksesan lolos ke babak 16 besar Liga 3 PSSI. Menurutnya, hasil ini merupakan buah kerja keras seluruh pemain, pelatih dan offisial, serta doa dari seluruh masyarakat Kota Solok, Kabupaten Solok dan Solok Selatan dan masyarakat Ranah Minang. Anggota Exco PSSI tersebut menyatakan kesuksesan ini tidak terlepas dari konsistensi dan karakter yang telah terbangun selama ini. Pria yang akrab dipanggil Vem tersebut mewanti-wanti seluruh skuatnya bahwa tugas ke depan di level nasional semakin berat. Karena lawan-lawan yang akan dihadapi memiliki level yang lebih tinggi.

“Kini, Liga 3 Nasional sudah mengenal nama Solok FC. Tapi masih ada tugas berat di babak 16 besar, 8 besar, 4 besar, bahkan jika bisa tampil di partai final. Tentu lawan-lawan yang akan dihadapi, memiliki level yang lebih tinggi lagi. Namun, untuk menjadi yang terbaik, kita harus menghadapi tim terbaik. Kini, kita berada di level yang lebih tinggi lagi. Tidak ada alasan untuk takut. Ingat, perjalanan kita masih panjang. Karena kita mematok target tinggi untuk Solok FC. Yakni lolos ke Liga 2 tahun 2019 dan lolos ke Liga 1 pada 2020 atau 2021. Target yang sangat berat. Karena itu, dibutuhkan dukungan seluruh pihak dan seluruh elemen,” ujar pria asli Galagah, Muaro Paneh, Kabupaten Solok tersebut.

Sekretaris Umum Solok FC, Alfis Primatra (kanan), bersama Walikota Solok, Zul Elfian.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Umum (Sekum) Solok FC, Alfis Primatra. Menurutnya, karakter dan mental tim telah terasah melalui kompetisi cukup panjang. Yakni menghadapi tim-tim kuat asal Sumbar di kompetisi Liga 3 Regional Sumbar dan Liga 3 Regional Sumatera. Sejumlah tim-tim tangguh telah dihadapi Solok FC di Liga 3 Sumbar, seperti PSP Padang, Batang Anai FC, Pes Pessel, PS GAS Sawahlunto, PSKB Batusangkar.

“Mental pemain sudah terasah sejak melakoni laga-laga berat menghadapi tim-tim tangguh asal Sumbar. Sehingga, kita akhirnya menjadi juara Liga 3 Regional Sumbar tahun ini. Perjalanan panjang tersebut melipatgandakan mental pemain. Terima kasih atas doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Solok Raya dan Sumbar,” ungkap pria asal Guguak, Gunung Talang, Kabupaten Solok tersebut. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply