Persis dan Gasliko Berebut Puncak Klasemen

Persis dan Gasliko Berebut Puncak Klasemen
KETAT: Laga Persis Kota Solok versus Persiju Sijunjung di Lapangan Merdeka Kota Solok, Rabu (19/12).

Turnamen Sepakbola HUT Kota Solok ke-48

* Persis Bekuk Persiju 2-1, Gasliko Kalahkan PSPP 4-3

SOLOK – Melalui pertandingan keras dan menegangkan sepanjang laga, tuan rumah Persis Kota Solok berhasil menundukkan tamunya Persiju Sijunjung dengan skor tipis 2-1 (0-0), pada turnamen hari ulang tahun (HUT) Kota Solok ke-48 di Lapangan Merdeka Kota Solok, Rabu (19/12). Dua gol kemenangan Persis dicetak oleh Arif Jumadi di menit ke-62 dan Arif Yanggi di menit ke-66. Sementara gol balasan dicetak Sobi Wahyudi di menit ke-73.

Hasil ini menempatkan Persis Kota Solok di peringkat kedua grup. Di bawah Gasliko Limapuluh Kota yang berhasil menang 4-3 atas PSPP Padang Panjang, Kamis (20/12). Petang nanti, Persis Kota Solok akan menghadapi Gasliko Limapuluh Kota untuk berebut puncak klasemen. Pertandingan diprediksi akan berlangsung sengit dan ketat. Persis yang bertindak sebagai tuan rumah, tentu tidak gentar dengan nama besar Gasliko.

Wakil Walikota Solok Reinier menyerahkan bola secara simbolis ke wasit, didampingi Kepala Cabang Bank Nagari Solok Banteng, Anggota DPRD Kota Solok Dalius, Kepala Dispora Kota Solok Dodi Osmond dan panitia turnamen Sepakbola HUT Kota Solok di Lapangan Merdeka Kota Solok, Rabu (19/12).

Wakil Walikota Solok, Reinier saat pembukaan menyatakan kompetisi ini merupakan upaya menggairahkan kembali persepakbolaan di Kota Solok. Reinier yang juga mantan gelandang serang Persis Kota Solok tersebut menyatakan bahwa hanya dari kompetisi lah para bakat dan talenta sepakbola di Kota Solok dan Sumbar bisa terasah dan terpantau.

“Pada era tahun 1980-an, kompetisi antar klub dan antar daerah di Sumbar, termasuk di Kota Solok, sangat sering diadakan. Hasilnya, sejumlah pemain berbakat lahir. Apalagi, sekarang Lapangan Merdeka Kota Solok telah siap digunakan. Kita harapkan akan lebih banyak kompetisi dilaksanakan. Tidak hanya di level senior, tapi juga di tingkat kelompok umur,” ujar Ketua PSSI Kota Solok tersebut.

Jadwal

Reinier juga menyinggung tentang bangkitnya persepakbolaan Solok Raya di level nasional. Yakni dengan lolosnya Solok FC ke Liga 3 PSSI Putaran Nasional beberapa waktu lalu. Reinier menyebutkan bahwa hal itu menjadi peluang bagi bakat dan talenta sepakbola Kota Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan dan Sumbar untuk berkarier di sepakbola.

“Lolosnya Solok FC ke Liga 3 Nasional dan berhasil menembus babak 16 besar, merupakan sebuah peluang untuk calon pesepakbola pemula. Sehingga, tidak lagi perlu mendatangkan pemain dari luar provinsi apalagi luar negeri. Karena itu, bermain lah dengan baik dan berproses baik dengan baik pula. Sehingga bakat-bakat bisa terpantau,” pesannya.

KETAT: Laga Persis Kota Solok versus Persiju Sijunjung di Lapangan Merdeka Kota Solok, Rabu (19/12).

Ketua Panitia Pelaksana Dodi Osmond menyebutkan, pada gelaran turnamen ini, memang baru 4 klub di Sumbar yang berpartisipasi. Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solok tersebut, ke depannya akan diundang sejumlah klub lainnya berlaga di Lapangan Merdeka Kota Solok. Meski begitu, tiga klub yang berpartisipasi dalam turnamen ini, merupakan klub besar dan memiliki sejarah di persepakbolaan Ranah Minang.

“Klub-klub kontestan merupakan klub dengan sejarah dan nama besar di Sumbar. Kita harapkan, ke depannya, akan lebih banyak lagi klub yang berpartisipasi,” ungkapnya.

Andri Marant
Ketua Persis Kota Solok

Sementara itu, Ketua Persis Kota Solok, Andri Marant, menyatakan turnamen ini memberikan semangat dan energi baru bagi persepakbolaan Kota Solok. Turnamen ini menurutnya juga memberikan motivasi bagi manajemen.

“Turnamen ini sesuai dengan semangat dan komitmen kita untuk menghidupkan kembali Persis. Yakni membuktikan Persis tetap eksis di level amatir. Sehingga, persepakbolaan Kota Solok ke depannya bisa lebih maju dan berkembang,” harapnya.

Tokoh muda Kota Solok yang lekat dengan tagline “Solok Masa Depan” tersebut, menyatakan olahraga, khususnya sepakbola merupakan sarana menyiapkan generasi masa depan yang sehat, enerjik, cerdas dan berkarakter. Menurutnya, “Solok Masa Depan” merupakan upaya dan komitmen bagi generasi muda menyongsong masa depan Kota Solok yang lebih baik.

“Ini merupakan komitmen untuk membangun Kota Solok lebih baik ke depannya. Bahwa masa depan, juga merupakan tanggung jawab generasi muda saat ini. Mari kita kita songsong masa depan dengan penuh komitmen. Salah satunya dari sektor olahraga,” ungkap pria yang akrab dipanggil Erik dan Inyiak ini.

Laga antara Solok FC versus Persiju Sijunjung berlangsung dalam tempo tinggi sejak kick off. Kedua kesebelasan menampilkan permainan ngotot. Meski banyak peluang tercipta, babak pertama ditutup dengan skor kaca mata, 0-0.

Jelang babak kedua, Wakil Walikota Solok Reinier, Ketua Persis Andri Marant, Anggota DPRD Dalius, Kepala Cabang Bank Nagari Solok Banteng, dan sejumlah tokoh lainnya memberika motivasi khusus ke para pemain Persis Kota Solok. Kepala Bank Nagari Cabang Solok, Banteng, bahkan menjanjikan bonus jika Persis bisa menang di laga tersebut.

Suntikan motivasi tersebut, terbukti mampu membuat para pemain Persis kesetanan. Terbukti, dua gol Persis tercipta di awal babak kedua. Melalui kaki Arif Jumadi di menit ke-62 dan Arif Yanggi di menit ke-66. Tak mau kalah, Persiju bangkit dan menekan pertahanan Persis. Hasilnya, di menit ke-73, anak-anak Lansek Manih memperkecil ketinggalan melalui gol yang dicetak Sobi Wahyudi. Meski tetap saling serang, skor 2-1 untuk keunggulan Persis bertahan hingga laga usai.

Laga Gasliko versus PSPP Padang Panjang.

Sementara itu, laga Gasliko versus PSPP Padang Panjang berlangsung penuh kejutan dan hujan gol. Di babak pertama, Gasliko terlihat begitu digdaya mendikte permainan PSPP. Gasliko sudah unggul 3-0 hingga pertengahan babak pertama. Melalui gol yang dicetak Fahmi dan dua gol dari Arif Prasetya. Namun, saat terik matahari mulai reda, anak-anak “Kota Dingin”, Padang Panjang, mulai bangkit. Babak pertama ditutup skor 3-1 via gol yang dicetak Aris Marta di menit-menit akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, anak-anak Serambi Mekah Padang Padang Panjang tampil menggila. Kuatnya tekanan, membuat pemain Gasliko, Bobi, mencetak gol bunuh diri. Terus menekan, PSPP Padang Panjang bahkan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui gol yang dicetak Ibnu M. Tekanan dari PSPP ke Gasliko membuat lini pertahanan Gasliko kocar-kacir. Beruntung, Gasliko memiliki striker tajam Arif Prasetya. Striker bernomor punggung 27 tersebut menciptakan hattrick (tiga gol) dan mengunci kemenangan menjadi 4-3. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply