Bukit Sundi Jinakkan Hiliran Gumanti

Bukit Sundi Jinakkan Hiliran Gumanti

Perebutan Juara 3 Minangkabau Cup Kabupaten Solok

Alot, Bukit Sundi ke Tingkat Sumbar

SOLOK – Kesebelasan Kecamatan Bukit Sundi merengkuh satu tiket ke Minangkabau Cup tingkat Sumbar, usai menang tipis 1-0 di perebutan juara ketiga kontra Kecamatan Hiliran Gumanti, Jumat (25/1). Satu tiket yang digenggam Bukit Sundi, melengkapi tiga tiket milik Kabupaten Solok di Minangkabau Cup tingkat Sumbar. Dua tiket lainnya sudah lebih dulu diraih Kecamatan Kubung dan Kecamatan Junjung Sirih. Kedua tim akan berlaga di partai final, Sabtu (26/1). 

Laga perebutan juara ketiga di Stadion Tuanku Tabing, Batu Batupang, Kotobaru, Kecamatan Kubung, berlangsung sesuai prediksi. Kesebelasan Hiliran Gumanti dan Bukit Sundi bertarung ketat dan menghibur sepanjang laga. Disaksikan langsung Ketua Askab PSSI Kabupaten Solok dan Camat Bukit Sundi Effiyardi, Bukit Sundi langsung mengambil inisiatif serangan. Hiliran Gumanti yang diisi para pemain dengan kualitas di atas rata-rata, meladeni dengan tak kalah sengit. Silih berganti serangan dari kedua tim, membuat penonton di Stadion Tuanku Tabing senantiasa bergemuruh.

Kesebelasan Bukit Sundi memecah kebuntuan di menit ke-21. Penetrasi yang dilakukan Figo dan Kapten Riva, berhasil dikonversi Yozel menjadi gol. Sontak, gol ini menjadi sangat berharga, karena menjadi satu-satunya gol di laga tersebut. Meski tetap saling serang dalam tempo tinggi, Bukit Sundi berhasil mengamankan babak pertama dengan keunggulan 1-0. 

Lima menit babak kedua berjalan, Bukit Sundi sejatinya mencetak gol kedua. Penetrasi yang dilakukan Dovy, berhasil mempedaya kiper Hiliran Gumanti, Sabri.  Namun bola yang telah melewati jangkauan penjaga gawang tersebut, tertahan genangan lumpur, tepat di garis gawang. Momentum serangan Bukit Sundi berlanjut 15 menit kemudian. Riva berhasil lepas dari kawalan para pemain belakang Hiliran Gumanti, bahkan berhasil melewati hadangan kiper Sabri. Namun, tendangan sang kapten tersebut justru melambung dari gawang yang sudah melompong.

Petaka bagi Hiliran Gumanti terjadi lima menit berselang. Kiper Sabri dikartu merah wasit Baik Wijaya, saat menghadang penetrasi Dovy. Namun, bermain dengan sepuluh pemain tidak membuat Hiliran Gumanti goyah. Justru, anak asuhan Erik Mukhtar tersebut tampil lebih trengginas. Di menit akhir laga, Hiliran Gumanti nyaris menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan terobosan dari sisi kiri, penyerang Bukit Sundi, Reza, berhasil melepaskan tendangan keras ke sudut kanan gawang. Namun, tendangan jarak dekat tersebut berhasil diblok kiper Bukit Sundi, Edo. 

Tambahan tiga menit masa injury time, menjadi waktu yang panjang bagi Bukit Sundi dan terasa amat singkat bagi Hiliran Gumanti. Meski berhasil mengurung pertahanan Bukit Sundi hingga akhir laga, Hiliran Gumanti harus merelakan asa berlaga di Minangkabau Cup tingkat Sumbar.

Pelatih Hiliran Gumanti, Erik Mukhtar, menyatakan timnya sudah berjuang maksimal di helatan Minangkabau Cup tahun ini. Menurutnya, anak asuhannya sudah memberikan yang terbaik. Erik mengucapkan selamat kepada Bukit Sundi yang berhasil menjadi juara ketiga dan lolos ke Minangkabau Cup tingkat Sumbar. Meski begitu, Erik sangat bersyukur tahun ini timnya diisi para pemain bertalenta tinggi dan bermental kuat.

Erik Mukhtar
Pelatih Hiliran Gumanti

“Inilah sepakbola. Kita harus sportif mengakui keunggulan lawan dan menerima hasil dengan lapang dada. Tentu kita sedih dengan hasil ini, namun lolos hingga babak semifinal tetap harus disyukuri. Kami ucapkan selamat ke Bukit Sundi, dan berharap mereka mampu memberikan yang terbaik di Minangkabau Cup tingkat Sumbar,” ungkapnya.

Di partai puncak, yang digelar Sabtu (26/1), Kecamatan Kubung dan Junjung Sirih akan membuktikan diri sebagai tim terbaik di Kabupaten Solok. Meski kedua tim sudah sama-sama lolos ke turnamen Minangkabau Cup tingkat Sumbar, faktor gengsi dan harga diri menjadi pertaruhan kedua tim. Pasalnya, Kubung dan Junjung Sirih merupakan dua daerah yang memiliki sejarah dan prestasi di persepakbolaan Kabupaten Solok. Keduanya sama-sama sering juara di berbagai ajang tingkat Kabupaten Solok.

Kesebelasan Kecamatan Kubung.

Kesebelasan Kecamatan Kubung menjalani periode sempurna di turnamen Minangkabau Cup tingkat Kabupaten Solok tahun ini. Di babak grup Zona 1, mereka meraih hasil sempurna dengan mengalahkan Gunung Talang 2-0 dan Sungai Lasi 2-1. Lolos sebagai juara grup, Kubung menggilas runner up Zona 3, Payung Sekaki lima gol tanpa balas di babak 8 besar. Di semifinal, tim yang bermarkas di Stadion Tuanku Tabing tersebut mengalahkan Hiliran Gumanti dengan skor ketat 2-1.

Sementara itu, Junjung Sirih membuktikan mental juara masih melekat di tim paling utara Kabupaten Solok tersebut. Tergabung bersama X Koto Singkarak dan X Koto Diateh, Junjung Sirih lolos sebagai runner up zona 2, di bawah X Koto Singkarak. Di babak 8 besar, mereka melewati hadangan Lembah Gumanti dan meredam Bukit Sundi lewat drama adu penalti dengan skor 4-0.

Jerzi Pafiliusco
Manajer Kecamatan Kubung.

Manajer Kecamatan Kubung Jerzi Pafiliusco, menyatakan timnya akan berusaha maksimal di partai final, Sabtu (26/1). Pria yang akrab disapa Rozi Japang tersebut menyatakan timnya akan mengandalkan penguasaan lapangan. Meski timnya diunggulkan, Japang mengaku timnya justru sangat waspada terhadap Junjung Sirih. Terutama mental turnamen yang dimiliki tim yang berbatasan dengan Kabupaten Tanah Datar tersebut.

“Junjung Sirih bukan tim sembarangan. Mereka memiliki sejarah panjang di persepakbolaan Kabupaten Solok. Mental turnamen yang mereka miliki, membuat mereka selalu berada di level atas persepakbolaan Kabupaten Solok. Meski begitu, Kubung saat ini memiliki momentum yang sangat baik di Minangkabau Cup tahun ini,” ungkapnya. 

Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Solok yang juga Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, menyatakan pihaknya sangat bangga, Minangkabau Cup akhirnya bisa digelar di Kabupaten Solok. Menurutnya, turnamen ini mampu membangkitkan kembali gairah persepakbolaan di Kabupaten Solok. Yulfadri juga berharap, hasil dari Minangkabau Cup Kabupaten Solok ini akan mampu meraih prestasi tertinggi di Minangkabau Cup tingkat Sumbar.

“Animo masyarakat luar biasa. Kabupaten Solok adalah daerah yang gila bola. Karena itu, kita berharap talenta dan bakat persepakbolaan di Kabupaten Solok bisa terus terasah dan menorehkan prestasi,” ungkapnya.

Ketua Askab PSSI Kabupaten Solok, Yulfadri Nurdin, menyemangati tim Hiliran Gumanti usai laga perebutan juara ketiga Minangkabau Cup tingkat Kabupaten Solok di Stadion Tuanku Tabing, Kotobaru, Kecamatan Kubung, Sabtu (25/1).

Sebelumnya, pembukaan turnamen sepakbola paling bergengsi di Sumbar, Munangkabau Cup resmi ditabuh di Kabupaten Solok pada Senin (14/1). Penyelenggaraan ini hanya berlangsung hitungan hari sejak Askab PSSI Kabupaten Solok terbentuk pada akhur Desember 2018 lalu. Babak penyisihan dibagi menjadi 4 zona di Kabupaten Solok.

Minangkabau Cup yang merupakan turnamen sepakbola antar Kecamatan dari 19 Kabupaten/Kota di Sumbar tersebut, sudah di-launching oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, pada 15 Desember 2018 lalu di GOR H Agus Salim, Kota Padang. Partai Grand Final rencananya akan digelar pada 23 Maret 2019 mendatang.

Sofriwandy

Sementara itu, Ketua Panpel Minangkabau Cup di Kabupaten Solok, Sofriwandi mengatakan, Minangkabau Cup di Kabupaten Solok ditujukan untuk menggairahkan kembali persepakbolaan di negeri penghasil beras ternama tersebut.

“Turnamen Minangkabau Cup digelar untuk mencari bibit-bibit pemain muda potensial masa depan. Minangkabau Cup merupakan sarana menggairahkan kembali sepakbola Kabupaten Solok. Sekaligus membangkitkan bakat dan talenta sepakbola di Kabupaten Solok. Sehingga, maysarakat Kabupaten Solok yang sangat mencintai sepakbola, bisa memiliki tim yang tangguh dan bisa berbicara di tingkat Sumbar dan nasional,” ujarnya.

Sofriwandi menyebutkan, 14 tim dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Solok dibagi dalam 4 zona atau wilayah. Zona I yang terdiri dari tiga kecamatan di Dapil I Kabupaten Solok, meliputi Kecamatan Kubung, Gunung Talang dan Sungai Lasi.

Kesebelasan Junjung Sirih.

Kemudian Zona II meliputi Kecamatan X Koto Singkarak, X Koto Diatas dan Junjung Sirih. Zona III meliputi Kecamatan Bukit Sundi, Payung Sekaki,  Lembang Jaya dan Tigo Lurah. Terakhir, Zona IV meliputi Dapil IV DPRD Kabupaten Solok terdiri atas Kecamatan Pantai Cermin, Lembah Gumanti, Hiliran Gumanti dan Danau Kembar.

Babak penyisihan akan digelar pada 14 – 20 Januari dengan sistem setengah kompetisi. Juara dan Runer Up lolos ke Babak Delapan Besar dan menjalani siatem gugur pada 21 – 22 Januari. Babak semifinal digelar pada 23 Januari dan grand final digelar pada 26 Januari 2018. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply