Refleksi Tiga Tahun Kepemimpinan Zul Elfian – Reinier di Kota Solok

Refleksi Tiga Tahun Kepemimpinan Zul Elfian – Reinier di Kota Solok
Zul Elfian, SH, M.Si Dt Tianso dan Reinier, ST, MM Dt Intan Batuah.

Tiga Tahun Kepemimpinan Zul Elfian – Reinier di Kota Solok

* Mengabdi dan Melayani dengan Inovasi

SOLOK – Pasangan Zul Elfian, SH, M.Si Dt Tianso dan Reinier, ST, MM Dt Intan Batuah pada 17 Februari 2019, genap tiga tahun memimpin Kota Solok. Pemenang Pilkada Kota Solok Desember 2015 tersebut, membawa angin baru di Kota Solok. Mengusung jargon “Kota Beras Serambi Madinah”, Zul Elfian dengan latar belakang seorang birokrat senior dan Reinier yang dikenal sebagai pengusaha dan tokoh adat, diharapkan mampu membawa Kota Solok lebih maju dan agamis. Meski begitu, berbagai tantangan dihadapi, seiring dengan perkembangan daerah yang lekat dengan teknologi, modernisasi dan realita kekinian.

“Kami beruntung berada di Kota Solok yang berisikan orang-orang hebat. Berbagai prestasi telah berhasil kita raih selama 3 tahun roda pemerintahan ini berjalan. Untuk itu, marilah kita bersama-sama kerja keras, dan terus berinovasi guna melayani masyarakat Kota Beras Serambi Madinah,” ujar Zul Elfian didampingi Reinier, saat Refleksi Tiga Tahun kepemimpinannya, di Balairung 99, Kompleks Rumah Dinas Walikota Solok, Minggu (17/2).

Zul Elfian – Reinier saat Refleksi Tiga Tahun Kepemimpinan di Balairung 99, Kompleks Rumah Dinas Walikota Solok, Minggu (17/2).

Zul Elfian mengajak seluruh hadirin yang terdiri dari kepala OPD Pemko Solok, untuk menjadikan pembangunan sebagai hobi. Menurutnya, jika sudah menjadi hobi, maka tidak akan muncul beban untuk membangun. Zul Elfian juga menekankan, pembangunan bukan hanya fisik tapi juga non fisik.

“Kota Beras Serambi Madinah, berasal dari dua kata. Yakni Kota Beras yang berarti pembangunan lebih maju, dan Serambi Madinah yang berarti kehidupan agamis dan penguatan karakter. Untuk mewujudkan visi dan misi yang telah tertuang dalam RPJMD, itu tentunya kita harus sama-sama bekerja keras. Dan yang paling utama adalah senantiasa berinovasi sehingga mampu menghasilkan prestasi-prestasi,” ujarnya.

Zul Elfian juga menegaskan, kerja keras Pemko Solok dalam mewujudkan visi dan misi tersebut, tetap memerlukan koreksi, evaluasi dan masukan dari berbagai pihak. Menurutnya, dengan evaluasi tersebut, ada hal-hal yang harus dibenahi dan ditingkatkan, bahkan harus diubah.

“Tentu saja, perkembangan zaman mendorong kita untuk menjadi lebih baik, lebih kreatif dan lebih inovatif. Tak ada yang sempurna, tapi kita harus berupaya memberikan pengabdian terbaik. Jangan alergi dengan kritik dan koreksi. Mari kita buktikan Kota Solok ke depannya akan semakin baik. Di tangan kita bersama, kami yakin kami bersama orang-orang hebat di Kota Solok. Selamat bekerja, selamat berinovasi dan selamat berprestasi lagi untuk Kota Solok,” ungkapnya.

Zul Elfian – Reinier bersama sejumlah kepala OPD Pemko Solok, saat Refleksi Tiga Tahun Kepemimpinan di Balairung 99, Kompleks Rumah Dinas Walikota Solok, Minggu (17/2).

Kemiskinan Menurun Hingga 0,98 Persen

Zul Elfian menyebut, kemiskinan di Kota Solok terus menurun. Hal ini menurutnya ditandai denga peningkatan kesejahteraan warga Kota Beras Serambi Madinah. Angka kemiskinan pada tahun 2016 sebesar 3,86 persen turun menjadi 3,30 di tahun 2018 (data TKPK Provinsi 2019). Angka ini adalah angka kemiskinan terendah kedua di Sumatera Barat setelah Kota Sawahlunto. Pemko Solok melalui Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), juga memiliki data keluarga miskin yang bersumber dari hasil Verifikasi dan Validasi langsung ke lapangan terhadap data by name by address.

Berdasarkan hasil pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) keluarga miskin di Kota Solok berjumlah 859 KK atau 4.333 jiwa dari jumlah penduduk 65.157 jiwa atau jumlah keluarga miskin sebesar 6,6 persen. Hasil penerapan kebijakan tersebut dievaluasi dengan melakukan verifikasi dan validasi data keluarga miskin pada akhir tahun 2018, terjadi penurunan jumlah keluarga miskin menjadi 147 KK dengan 720 jiwa dari Jumlah Penduduk 73.614 jiwa atau jumlah keluarga miskin sebesar 0,98 persen.

Zul Elfian juga menekankan, konsep Kota Beras Serambi Madinah sangat lekat dengan konsep pengentasan kemiskinan. Salah satu upayanya adalah memaksimalkan pengelolaan zakat bagi mustahik (penerima zakat). Sehingga, zakat tidak lagi dipandang sebagai santunan atau pemberian. Tapi bisa menjadi modal usaha untuk meningkatkan perekonomian, pendidikan dan kesehatan. Jadi tidak semata-mata untuk konsumtif.

Zul Elfian – Reinier bersama Ny. Zulmiyetti Zul Elfian dan Ny. Elfia Reinier, saat Refleksi Tiga Tahun Kepemimpinan di Balairung 99, Kompleks Rumah Dinas Walikota Solok, Minggu (17/2).

Lumbung Inovasi

Kota Solok menahbiskan diri menjadi lumbung inovasi daerah. Hal ini dimulai pada tahun 2016 dengan membentuk dan mengoptimalkan peran Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Baren Litbang). Pada Maret 2017 melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan LAN untuk Melaksanakan Laboratorium Inovasi Administrasi Negara (pola 5D), Pada tahap Drum Up, Diagnose, Design, Kota Solok berhasil melahirkan 177 ide inovasi. Pada tahapan Deliver dan Display, ide kemudian tersaring menjadi 158 inovasi yang layak untuk di laksanakan. Pada Tahun 2017, Kota Solok meraih INAGARA Award dari LAN RI, dan Tahun 2017 hingga 2018 ini sudah terlaksana 100 Inovasi.

Pada bulan Maret 2018, Pemko Solok menandatangani MoU dengan Kemenristek Dikti yang berisi Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Baren Litbang Kota Solok. Bulan Mei 2018, kembali dilakukan MoU dengan BPP Kemendagri terkait program REPLIKASI INOVASI (Pusat Jejaring Inovasi Daerah) mengevaluasi inovasi-inovasi yang akan direplikasi. (***)

Zul Elfian, SH, M.Si Dt Tianso dan Reinier, ST, MM Dt Intan Batuah.

Daftar Penghargaan Kota Solok

Tahun 2016

1.Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2016 kepada SDN 19 Kampung Jawa Kota Solok.

2.Penghargaan Recruitment Award (bidang LPSE).

3.Penghargaan Population Award (BKKBN).

4.Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan.

5. Juara umum pada Festival Pertunjukan Rakyat tingkat Nasional.

6. Pemeran Wanita Terbaik pada Festival Pertunjukan Rakyat tingkat Nasional.

7. Peringkat III Dokter Hewan Puskeswan Berprestasi Tingkat Nasional an. drh. Denny Susanti.

8. Juara III Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara kategori Pelopor Ketahanan Pangan

Tahun 2017

1. Penghargaan Akuntabilitas Kinerja Kota Solok Tahun 2017 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

2. Penghargaan FLS2N/OLSN SMP TINGKAT NASIONAL TAHUN 2017.

3. ADIPURA Kota Solok dalam Peningkatan Kinerja dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Perkotaan tahun 2016-2017 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

4. Sekolah Adiwiyata Nasional 2017 SDN 07 Kampung Jawa Kota Solok dari Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

5.INAGARA Awward untuk Kota Solok tahun 2017 dari LAN-RI sebagai Pemda yang berkomitmen tinggi terhadap pelaksanaan inovasi administrasi Negara.

6.Penghargaan Finalis Pemilihan Pustakawan berprestasi terbaik tingkat Nasional tahun 2017 dari Perpustakaan Nasional.

7. Penghargaan Pakarti Madya III Tingkat Nasional Pemenang Posyandu terbaik Kategori Kota Tahun 2017 dari PKK Nasional untuk Posyandu Bogenville Nan Balimo.

8.Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak tahun 2017 dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

9.Penghargaan untuk percepatan cakupan pemberian akta kelahiran anak tahun 2017 dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI

Tahun 2018

1. The most improved Peduli Wisata Award 2018 (klaster kawasan potensial pariwisata tingkat propinsi) Juara II.

2. Penghargaan pencapaian level 3 maturitas SPIP.

3.Anugerah Lencana Melati.

4.Anugerah ABG Award.

5. Bhakti karya koperasi.

6.Satya Lencana Manggala Karya Kencana.

7.Pakarti Utama I.

8.Opini WTP.

9.Harapan I Pembangunan Daerah Kategori Kota Tahun 2018 Tingkat Propinsi.

10. Penghargaan kota Peduli HAM dari Menkumham.

11. Penghargaan sebagai kota terinovatif dalam ajang Innovative Government Award 2018 dari Mendagri.

12.Penghargaan Apresiasi BPPD Berkinerja Utama dari Menristekdikti.

13. Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018.

14.Penghargaan Terbaik II Nasional Penyaluran Bantuan Non Tunai dari Mensos.

15. Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman.

16.Top 25 pengelolaan pengaduan pelayanan publik terbaik dari Kemenpan.

17.Pelopor Ruang Bermain Ramah Anak dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak.

18. Penghargaan tahun 2018 PHBS tingkat nasional pada Kelurahan Sinapa Piliang. (***)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply