VIDEO, Sat Lantas Polres Solsel Sosialisasikan Millenial Road Safety Festival 2019

VIDEO, Sat Lantas Polres Solsel Sosialisasikan Millenial Road Safety Festival 2019

SOLSEL – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Solok Selatan, Sumatera Barat, menilang seorang anak seorang perwira tinggi polisi berpangkat Inspektur Jendral Polisi (Irjen Pol). Anak perwira tinggi bintang dua tersebut kedapatan tidak menggunakan helm saat berkendara. Saat hendak ditilang, Syofyan (19), justru menggertak Kaur Bins Opsnal (KBO) Lantas Polres Solsel, Ipda Azmi, dan membanggakan pangkat ayahnya. 

Tak mau ditilang, Ipda Azmi lalu melaporkan hal itu ke Kasat Lantas Polres Solsel Iptu Mardianto yang kebetulan berada dekat di lokasi. Mardianto lalu mempertanyakan alasan Sofyan tak mau ditilang, dan memberikan pemahaman tentang kepatuhan berlalu lintas. Apalagi, sebagai anak anggota polisi dan masih berusia muda, Syofyan seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat lainnya.

“Sebagai generasi muda seharusnya menjadi bagi yang lain dalam kepatuhan berlalu lintas. Sebab, kepatuhan berlalu lintas adalah untuk keselamatan. Meski anak seorang jendral sekalipun, tetap kita tilang jika melanggar aturan,” ujar Mardianto. 

Tak lama berselang, dua muda-mudi teman Syofyan berhenti di lokasi. Meski berteman, Jefri dan Sarda justru “menasehati” Syofyan. Menurut Jefri, sebagai generasi millenial, Syofyan seharusnya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, untuk mewujudkan millenial cinta lalu lintas menuju Indonesia gemilang.

“Seharusnya kita malu melanggar lalu lintas. Kita ini generasi mililenial yang tahu dan paham peraturan, jadi tidak seharusnya kita melanggar peraturan,” ujar Jefri.

Kejadian di depan ikon Solok Selatan, “Saribu Rumah Gadang” tersebut ternyata bukanlah kisah nyata. Namun, merupakan cuplikan dari video Millenial Road Safety Festival 2019 (MRSF) yang dibuat oleh Sat Lantas Polres Solsel. Video berdurasi 4 menit 18 detik tersebut, diperankan oleh tokoh-tokoh asli, seperti Kasat Lantas Iptu Mardianto, KBO Lantas Iptu Azmi, Syofyan, Jefri dan Sarda. Video tersebut, juga berisi penyataan sikap dari anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS), Kapolres Solsel AKBP Imam Yulisdianto, Tokoh Adat, Bundo Kandung, Kepala Sekolah, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Orang Tua Siswa, serta Uda dan Uni Kabupaten Solok Selatan. 

Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto, menyatakan generasi milenial adalah generasi penerus bangsa. Menurut Imam, seluruh elemen harus ikut serta melindungi generasi milenial. Yakni dengan mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi aturan.

“Generasi milenial adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus dilindungi, tidak hanya dari bahaya kecelakaan lalu lintas, tapi juga harus dibentuk menjadi generasi yang patuh terhadap aturan. Sehingga bisa mewujudkan generasi Indonesia yang gemilang,” tegasnya. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply