Kota Solok Segera Miliki Hotel Representatif Berbintang 3

Kota Solok Segera Miliki Hotel Representatif Berbintang 3
Bangunan Hotel Anggrek berdiri megah di tepi Jalan Lintas Sumatera By Pass Kota Solok.

SOLOK – Kota Solok segera memiliki hotel megah yang representatif. Kehadiran hotel berbintang 3 di tepi Jalan Lintas Sumatera, By Pass, Pandan Ujung, Kota Solok tersebut, diharapkan mampu menunjang pariwisata di Kota Solok, Kabupaten Solok dan Sumbar bagian timur. Hotel yang bakal diberi nama “Hotel Anggrek” tersebut terletak di jantung kota, dan hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari Pasaraya Solok. Kehadiran hotel ini, akan menjadi sejarah sebagai hotel berbintang pertama dan satu-satunya di Kota Solok.

Selama ini, tidak adanya hotel yang representatif di Kota Beras Serambi Madinah, seringkali menjadi keluhan berbagai pihak. Hal ini membuat pengunjung kesulitan. Terutama pada penyelenggaraan iven berskala nasional dan internasional. Semisal iven sport tourism Tour de Singkarak, para peserta, offisial dan panitia penyelenggara, “terpaksa” menginap di Kota Padang atau Kota Bukittinggi. Kehadiran hotel ini diharapkan menjadi jawaban atas persoalan tersebut. Apalagi, Kota Solok sudah mencanangkan “Visit Kota Solok 2020”, bertepatan dengan peringatan 50 tahun Kota Solok.

Kunjungan sejumlah OPD Pemko Solok ke Hotel Anggrek Kota Solok, diterima oleh pemilik hotel Fariati, SY.

Pemilik bangunan hotel, Syarifudin menyatakan bangunan hotel seluas 3.872 meter persegi tersebut saat ini sedang dalam tahap penyelesaian (finishing). Syarifudin menyatakan pihaknya dalam waktu dekat akan memasang lift, di hotel berlantai 4 tersebut. Kemudian pemasangan aksesoris kamar dan finishing bangunan secara umum. Syarifudin menyatakan pihaknya berencana pada Juni mendatang, hotel tersebut sudah beroperasi.

“Seperti yang terlihat saat ini, saat ini bangunan sedang dalam tahap finishing. Dalam waktu dekat ini, kita akan memasang lift, bersamaan dengan pemasangan isi kamar dan aksesoris, serta finishing secara umum. Kami mohon doa seluruh masyarakat, agar hotel ini segera beroperasi,” ungkapnya.

Bangunan Hotel Anggrek berdiri megah di tepi Jalan Lintas Sumatera By Pass Kota Solok.

Sementara itu, istri Syarifudin, Fariati SY, menyatakan pihaknya sangat berharap hotel tersebut akan menjadi ikon di Kota Solok dan menunjang dunia pariwisata di Kota Beras Serambi Madinah. Menurutnya, saat ini bangunan fisik hotel sudah mencapai 90 persen dan telah menelan biaya Rp 26 miliar. Fariati juga berharap, kerja sama dari seluruh pihak agar keberadaan hotel ini bisa memberi dampak positif ke masyarakat Kota Solok.

“Bisnis hotel merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, kami membutuhkan dukungan seluruh pihak. Sehingga, keberadaan hotel ini mampu memberikan sumbangsih bagi perkembangan daerah,” ujarnya.

Fariati juga mengucapkan terima kasih terhadap segala fasilitasi dan pendampingan dari Pemko Solok, khususnya Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPM PTSP Naker) Kota Solok. Terutama dalam hal regulasi dan perizinan. Menurut Fariati, pihaknya banyak mendapatkan kemudahan dan jalinan koordinasi yang sangat erat.

“Alhamdulillah. Kami mendapatkan kemudahan dan fasilitasi yang sangat baik dari DPM PTSP Kota Solok,” ujarnya.

Kepala DPM PTSP Kota Solok, Erlinda Syamsu Rahim (tengah), menyerahkan dokumen IMB Hotel Anggrek, kepada keluarga pemilik hotel.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Solok, Erlinda, menyebutkan hampir rampungnya pembangunan Hotel Anggrek tersebut, merupakan bukti bahwa Kota Solok sangat ramah bagi investasi. Erlinda menyatakan pihaknya, telah memberikan beragam kemudahan dan upaya pendampingan ke pihak manajemen hotel dalam hal regulasi dan perizinan. Sebagai contoh, Erlinda menuturkan Pemko Solok memberikan potongan biaya sebesar 50 persen untuk pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sesuai kebijakan Pemko Solok. Yakni pengurusan IMB Hotel Anggrek yang seharusnya hampir Rp 400 juta, hanya dikenakan tidak sampai Rp 200 juta.

“Berdirinya hotel megah di kawasan yang sangat strategis tersebut, merupakan bukti bahwa Kota Solok sangat ramah investasi. Kami akan senantiasa memberikan ragam kemudahan bagi para investor. Sebab, investasi akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Erlinda juga berharap, manajemen Hotel Anggrek memanfaatkan tenaga kerja dari masyarakat Kota Solok. Erlinda juga menyebut, dalam program DPM PTSP, pihaknya memiliki database (basis data) tenaga kerja terampil yang telah lulus pelatihan sesuai bidang masing. Termasuk dalam perhotelan dan elemen pendukung. Seperti resepsionis hotel, chef (juru masak), room boy dan programmer komputer bidang perhotelan. Serta elemen pendukung seperti Satpam (security) dan sopir yang cakap melayani tamu hotel.

“Kita harapkan manajemen hotel menggunakan tenaga kerja yang berasal dari Kota Solok. Sehingga, keberadaan hotel memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan mengurangi angka pengangguran di Kota Solok. Apalagi, dalam database, para pencari kerja kita memiliki kecakapan dan keterampilan yang sangat baik,” ujarnya. (rijal islamy)

Tags: , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply