Gara-Gara Utang Rp 50 Ribu, Nyawa Tukang Ojek Melayang di Depan Kampus UMMY Kota Solok

Gara-Gara Utang Rp 50 Ribu, Nyawa Tukang Ojek Melayang di Depan Kampus UMMY Kota Solok

Pembunuhan di Depan Kampus UMMY Kota Solok Terungkap
* Gara-Gara Utang Rp 50 Ribu, Nyawa Melayang

SOLOK — Kasus pembunuhan terhadap Herman (54) yang dilakukan Bermawi (65) di depan Kampus Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Kota Solok, Selasa (2/4), ternyata hanya dipicu masalah sepele. Yakni terkait utang Rp 50 ribu Herman kepada Bermawi yang tak kunjung dibayar. Karena perkara utang tersebut, kedua pria paruh baya itu, sering bertengkar. Buntutnya, Herman terhunuh diujung pisau dan Bermawi bersiap menghabiskan masa tuanya di balik jeruji penjara.

Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan Dt Pandeka Rajo Mudo, Rabu (3/4) mengatakan, berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP, Herman dan tersangka Bermawi sering bertengkar masalah pinjaman uang. Pinjaman (utang) tersebut, menyebabkan kedua kawan seprofesi (tukang ojek) tersebut sering perang mulut.

“Herman meminjam uang Bermawi sebesar Rp 50 ribu. Herman tak kunjung membayar, lalu terjadilah pertengkaran mulut,” ujar Dony.

Di hari nahas tersebut, Bermawi, Herman dan beberapa tukang ojek lainnya, sedang mangkal di pangkalan ojek depan Kampus UMMY Kota Solok. Tak lama berselang, Herman dan Bermawi terlibat perang mulut. Karena emosi, Bermawi mendorong tubuh Herman ke arah jalan. Herman berusaha melawan. Melihat gelagat Herman, Bermawi semakin emosi dan mencabut sebilah belati yang terselip di pinggangnya dan lansung menusukannya ke dada kiri Herman.

Melihat Herman bersimbah darah, Bermawi langsung kabur dan meninggalkan belati yang dia pakai tergeletak begitu saja di jalan. Tubuh Herman yang ambruk bersimbah darah dibawa oleh teman-teman sesama tukang ojek lainnya ke Rumah Sakit Tentara (RST) Solok. Tak sampai lima menit di rumah sakit Herman menghembuskan nafas terakhir.

“Berdasarkan hasil olah TKP, jajaran Polres Solok melakulan penyelidikan terkait keberadaan Bermawi. Dari hasil penyelidikan diketahui Bermawi bersembunyi di rumah anak kandungnya di Jorong Lurah Nan Tigo, Nagari Selayo,Kecamatan Kubung,¬†Kabupaten Solok,” ujarnya.

Personel Polres Solok Kota yang terdiri jajaran Reskrim dan Intrlkam, di bawah pimpinan Kasat Reskrim Iptu Defrianto dan Ipda Fika Putri Pamungkas melakukan pengejaran. Akhirnya, Bermawi, warga Jalan Puti Bungsu, Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok ditangkap di rumah anaknya di Selayo tanpa perlawanan.

“Pelaku disangkakan Pasal 338 KUHP Subsidair Pasal 351 ayat 3. Pelaku beserta barang bukti berupa sebilah pisau dapur, satu unit sepeda motor merk Honda Kharisma Nopol BA 5561 PG dan satu helai pakaian ditahan di Polres Solok Kota,” ujar Dony.

Sebelumnya, pada Selasa siang (2/4) sekira pukul 14.00 WIB, seorang tukang ojek, Herman (54), tewas bersimbah darah di depan Kampus Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Kota Solok. Herman ditusuk dengan sebilah pisau yang ditinggalkan pelaku di tempat kejadian. Korban sempat mendapatkan pertolongan di Rumah Sakit Tentara (RST) Kota Solok usai kejadian. Namun hanya beberapa menit, korban yang beralamat di Wisma Solinda Blok F No.23, Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, dinyatakan tewas.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan Dt Pandeka Rajo Mudo melalui Kasat Reskrim Iptu Defrianto menyatakan dari keterangan sejumlah saksi, kronologis berawal saat anak korban, Refri Tio (29) diberitahu oleh saksi Bujang (48) bahwa korban berkelahi di depan Kampus UMMY Solok, Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok, sekira pukul 14.00 WIB. Saat tiba di TKP, Refri Tio hanya melihat sepeda motor ayahnya dan sebilah pisau. Sebab, ayahnya sudah dilarikan ke RST Solok.

“Korban sempat mendapatkan pertolongan di RST Solok. Namun akibat lukanya yang cukup parah di bagian dada, nyawa korban tidak tertolong,” ujarnya.

Refri Tio kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Solok Kota dengan: LP/100/B/IV/2019/Polres Solok Kota Tanggal 2 April 2019. (PN-001)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply