Makin Ketat, Ini Hasil Survey Terbaru Pilpres 17 April 2019

Makin Ketat, Ini Hasil Survey Terbaru Pilpres 17 April 2019

Seminggu jelang pencoblosan Pilpres 2019, berikut hasil survei terbaru Jokowi vs Prabowo.

JAKARTA – Pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tinggal tujuh hari lagi! Artinya, seminggu lagi, para pemilih akan menentukan pilihan siapa kandidat yang akan dicoblos pada Pilpres 2019.

Selain itu, seminggu jelang Pilpres 2019, beberapa lembaga survei juga merilis elektabilitas para pasangan calon Pilpres 2019. Yaitu pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Setidaknya, ada tiga lembaga yang merilis hasil survei elektabilitas Jokowi vs Prabowo hingga Rabu (10/4/2019). Siapa saja ketiga lembaga survei tersebut dan bagaimana hasilnya?

Berikut hasil survei terbaru Jokowi vs Prabowo sebagaimana dirangkum Tribunnews.com:

1. Indodata
Dari hasil survei yang dilakukan lembaga survei Indodata, Jokowi unggul dari rivalnya, Prabowo. Pasangan Jokowi-Ma’ruf masih unggul dengan angka 54,8 persen, sedangkan Prabowo -Sandi, sebanyak 32,5 persen. Sementara 12,7 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

Direktur Eksekutif Indodata, Danis T Saputra mengatakan, survei ini dilakukan pada 24 Maret-7 April 2019 dengan melibatkan 1.200 responden secara door to door.

“Kami menanyakan Bapak/Ibu jika Pilpres dilakukan hari ini, siapa yang akan dipilih?” kata Danis dalam rilis di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).

Danis menjelaskan, jika pemilih yang tidak menjawab atau tidak tahu dihilangkan dalam survei, hasilnya masih menunjukkan Jokowi masih unggul dari Prabowo.

“Jika ini tidak dihitung tanpa pilih yang tidak tahu atau tidak menjawab kita hilangkan, lalu kita kalikan itu 100 persen maka Prabowo-Sandi 37,2 persen, sedangkan Jokowi-Maruf 62,8 persen,” ungkap Danis.

2. Puskaptis
Bila pada Indodata, Jokowi unggul dari Prabowo, lain halnya dengan hasil survei dari lembaga Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis). Menurut Direktur Eksekutif Puskaptis, Husin Yasid, calon presiden nomor urut 02, Prabowo unggul tipis dari rivalnya, Jokowi.

Prabowo unggul tipis dengan angka 47,59 persen, sedangkan Jokowi mendapat suara 45,37 persen. Dengan keunggulan serta selisih yang begitu tipis, Husin menyebut, Prabowo-Sandi berpeluang besar menang dan maju menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024.

“Perbedaan tingkat elektabilitas yang ketat ini dapat disimpulkan kedua pasangan punya peluang yang sama dalam memenangkan pertarungan. Namun dengan dengan keunggulan 2,14 persen, Prabowo-Sandiaga, berpeluang besar menangkan pertarungan di 17 April 2019,” ucap Husin, Senin (8/4/2019).

Selain itu, menurut Puskaptis, Prabowo unggul di lima provinsi di Pulau Jawa, yaitu di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, serta Jawa Timur.

Hasil survei yang dirilis Puskaptis memang berbeda dengan beberapa survei lembaga di mana banyak yang mengunggulkan Jokowi. Hal ini dipertanyakan beberapa kalangan hingga menuding hasil survei Puskaptis kurang akurat.

Husin pun membantah tudingan tersebut dengan mengatakan, metodelogi yang digunakan surveinya telah sesuai kaidah ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Bisa saya jawab secara ilmiah juga, itu secara metodologi, lalu penyebaran wilayah, survei karakteristik pemilih, dari umur, tingkat pendidikan agama dan sebagainya jadi sudah memenuhi kaidah ilmiah,” ujar dia.

Husin membantah, surveinya dibayar oleh kelompok tertentu untuk memenangkan satu pasangan calon.

3. Voxpol
Dalam hasil survei yang dilakukan Voxpol, calon presiden petahana, Jokowi mengungguli Prabowo. Jokowi masih memimpin dengan perolehan 48,8 persen dan Prabowo 43,3 persen dengan 7,9 yang masih belum menentukan pilihan (Undecided Voters).

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago dalam rilis dirilis di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Pangi menjelaskan, gambaran elektabilitas ini menunjukkan peta politik yang semakin kompetitif. Sebab, selisih elektabilitas kedua pasang kandidat sudah cukup dekat.

“Selisih elektabilitas kedua pasang hanya terpaut 5,5 persen,” ujar Pangi dikutip dari¬†Kompas.com.

“Kedua kandidat dan tim sukses harus bekerja keras untuk mengamankan peluang memenangkan kontestasi 17 April 2019 yang tinggal menghitung hari,

Survei Voxpol digelar sepanjang 18 Maret hingga 1 April 2019 dengan wawancara tatap muka dan kuisioner.

Jumlah responden sebanyak 1.600 orang yang diambil secara multistage random sampling dari 34 provinsi dan terbagi 50:50 berdasarkan jenis kelamin. Margin of error survei sebesar 2,45 persen dan tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen. (*/PN-001)

Tags: , , , , , , , , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply