Tahanan Kasus Pembunuhan Siswi SMKN 1 Kota Solok Kabur dari LP Laing Kota Solok

Tahanan Kasus Pembunuhan Siswi SMKN 1 Kota Solok Kabur dari LP Laing Kota Solok
Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan (tengah) mengucapkan terima kasih kepada Kopda Arpan Avandi (kiri) dan Brigadir Agung, yang menangkap tahanan yang kabur dari LP kelas II.B Laing Kota Solok, Senin (1/4).

Tahanan Kasus Pembunuhan Siswi SMKN 1 Solok Usai Berhubungan Intim Kabur dari Lapas Kelas II.B Laing Solok
* Babinsa Aripan Tangkap Tahanan Kabur di Gurun Bagan

SOLOK – Sinergitas TNI-Polri kembali dihadirkan personel Kodim 0309/Solok dan Polres Solok Kota. Babinsa Aripan, Kopral Dua (Kopda) Arpan Avandi melakukan penangkapan terhadap RT (16), tahanan kasus pembunuhan yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas II.B Laing, Kota Solok, Senin (1/4). RT merupakan tahanan titipan hakim dalam kasus pembunuhan pacarnya sendiri di Nagari Saningbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, pada Kamis (7/3).

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan Dt Pandeka Rajo Mudo melalui Kasat Reskrim Iptu Defrianto menyatakan RT melarikan diri pada Senin (1/4) sekira pukul 04.30 WIB tahanan di LP Laing, Kota Solok, saat tahanan melaksakan Shalat Subuh di sel Anak-anak. RT melarikan diri dengan cara memanjat pagar LP kelas II.B Laing, Kota Solok. Menurutnya, Anggota Koramil Singkarak, Kopda Arpan Avandi melihat tahanan RT berada di daerah Gurun Bagan, Kelurahan Tanah Garam Kota Solok. Kopda Arpan menelepon personel Polres Solok Kota Brigadir Agung dan menanyakan mengapa ada tahanan yang berada di luar LP.

“Brigadir Agung bersama Briptu Rio Asgra dengan meggunakan mobil dinas  tahanan Polres Solok Kota langsung menuju Lokasi dan menemui Kopda Arpan yang telah mengamankan tahanan RT. Briptu Rio Asgra kemudian melaporkan hal tersebut. Kami memgucapkan terima kasih kepada Kopda Arpan yang telah membantu Polri menangkap tahanan tersebut,” ujar Defrianto.

Kopda Arpan Avandi (tengah) bersama Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan dan Brigadir Agung, usai mengantarkan tahanan yang kabur dari LP kelas II.B Laing Kota Solok, Senin (1/4).

Setelah diamankan, Kasat Reskrim bersama Tim Opsnal langsung meluncur ke lokasi dan membawa tahanan tersebut ke Polres Solok Kota. Dari pengakuan RT, dirinya nekat kabur dari LP kelas II.B Laing Solok karena kangen dengan neneknya yang tinggal di kawasan Gurun Bagan Kota Solok. Padahal, pada Senin (1/4) seharusnya RT menjalani sidang perdana kasus pembunuhan di Pengadilan Negeri Kota Solok.

RT dijerat Pasal 340 juncto Pasal 338 KUHP dan Pasal 76 juncto Pasal 80 ayat (3) UU No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang RI Nomor 24 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan (tengah) mengucapkan terima kasih kepada Kopda Arpan Avandi (kiri) dan Brigadir Agung, yang menangkap tahanan yang kabur dari LP kelas II.B Laing Kota Solok, Senin (1/4).

Sebelumnya, pembunuhan anak di bawah umur oleh pelaku yang juga di bawah umur, menggemparkan Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok. Diduga kesal lantaran sering dituduh punya “selingkuhan”, RT (16), rela menghabisi nyawa DW (16), yang tak lain adalah pacarnya sendiri, Kamis dinihari (7/3) pukul 03.30 WIB. Korban DW, siswa kelas 1 SMKN 1 Kota Solok, meregang nyawa usai dicekik dengan seutas tali.

Pembunuhan sadis tersebut pertama kali diketahui saat ibu DW, Kamis pagi saat hendak pergi ke ladang, mendapati kamar DW terkunci. Karena hari libur (hari raya Nyepi), ibu DW tak membangunkan anaknya. Namun, setelah siang harinya kembali dari ladang, ibu DW kembali mendapati kamar anaknya terkunci. Ibu DW pun lalu menggedor pintu dan jendela kamar. Namun tetap tak ada jawaban dari dalam kamar. Ibu DW lalu memanggil sejumlah tetangga dan akhirnya pintu didobrak. Saat pintu kamar sudah didobrak, DW didapati sudah menjadi mayat. Di bagian leher ditemukan ada bekas jeratan. Lalu bibir berdarah dan ada sejumlah bercak darah di tempat kejadian.

Pelaku, RT (16).

Awalnya, pihak keluarga korban enggan menempuh jalur hukum terhadap kematian ini dan mengikhlaskan kepergian DW. Namun, salah satu pihak keluarga bersikeras melakukan otopsi jenazah untuk mengetahui penyebab kematian korban. Akhirnya, petugas Polres Solok Kota melakukan pendalaman dan otopsi di RS Bhayangkara Padang. Hasilnya, korban dinyatakan sebagai korban pembunuhan.

RT akhirnya dibekuk di rumahnya di Jorong Kapalo Labuah, Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok. Remaja yang tidak tamat SD ini, akhirnya mengakui bahwa dirinya yang melakukan pembunuhan.

Kecurigaan kepada pelaku berawal dari hilangnya handphone pelaku dan kondisi kamar dan tempat tidur yang tertata rapi. Apalagi, korban saat itu merupakan pacar korban dan jarak rumah korban dengan pelaku hanya sekira 100 meter. Dalam pengakuannya, pelaku membunuh korban lantaran kesal dan sakit hati selalu dikatakan punya pacara lain. Pengakuan mengejutkan juga diutarakan pelaku bahwa dirinya menjerat leher korban dengan tali yang telah dipersiapkan di kantong celananya. Lebih memiriskan, aksi itu dilakukan sesaat setelah keduanya melakukan hubungan intim layaknya suami istri. Korban akhirnya meregang nyawa setelah pelaku menjerat lehernya selama 30 menit, hingga korban tak bergerak.

Kanit PPA Ipda Fika Putri Pamungkas, Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Septrismen dalam Konferensi Pers di Mapolres Solok Kota, Jumat (8/3).

Keduanya sudah lebih setahun berpacaran dan sudah berulang kali melakukan hubungan badan layaknya suami istri di kamar korban. Pelaku bermalam di rumah korban setiap besok harinya korban libur sekolah. Di samping kesal dengan tuduhan “selingkuh”, pelaku juga mengaku dirinya diliputi ketakutan jika korban bakal hamil.

Atas perbuatan ini, pelaku dijerat dengan pasal 340 dan 338 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. Karena korban masih di bawah umur, pelaku juga dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 16 tahun penjara. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply