Diawali Berkawan, Tuntas dengan Bersahabat

Diawali Berkawan, Tuntas dengan Bersahabat
  • Profil Anggota Dewan Terpilih; Harizal

Diawali Berkawan, Tuntas dengan Bersahabat

Keputusan DPC Gerindra Kota Solok menempatkan Harizal di nomor urut 1 di daftar Caleg DPRD Kota Solok Dapil Lubuk Sikarah, terjawab tuntas. Harizal meraih suara terbanyak dari partai besutan Prabowo Subianto, dengan total 552 suara. Dengan total 2.106 suara, Partai Gerindra Dapil Lubuk Sikarah sukses meraih satu kursi. Kursi tersebut merupakan kursi keempat setelah Golkar, PAN dan Demokrat.

Saat pencalegan, munculnya nama Harizal membuat peta persaingan di Dapil Lubuk Sikarah semakin memanas. Dapil yang sejak awal dikenal dengan Dapil “panas” tersebut, menyajikan persaingan ketat. Harizal yang menempati nomor urut 1, menjadi “bungo galeh”, bagi partai berlambang kepala Garuda tersebut. 

Menempati nomor urut 1 di daftar Bacaleg partai sebesar Gerindra, tentu membuktikan sebuah hal. Yakni, Harizal bukan orang sembarangan di Partai Gerindra atau di masyarakat Kota Solok. Sebab Gerindra memberlakukan kebijakan khusus, yakni survey internal, ujian tulis, dan wawancara terkait penetapan Bacaleg dan nomor urut. Nomor urut Harizal berada di atas Incumbent DPRD Kota Solok dari Partai Gerindra di Dapil Lubuk Sikarah, Dalius, yang menempati nomor urut 2.

Lahir dari orang tua pembuat tempe dan toge, Harizal tumbuh sebagai pribadi yang tangguh. Sempat menjadi “Anak Garagai” di Pasar Pagi, Pasaraya Solok, Harizal merasakan sulitnya hidup sebagai rakyat jelata.

Keras dan ketatnya hidup di pasar, membentuk jiwa sosial Harizal menjadi menonjol. Berkawan, menjadi modal utamanya mengarungi kerasnya persaingan hidup. Pepatah, selalu ada jalan jika bersama, menjadi keyakinan bagi dirinya dan kawan-kawan. Alhasil, secara bertahap, hidup Harizal dan kawan-kawannya berangsur membaik.

Bersama Cawapres Sandiaga Salahudin Uno.

Niat awal berkawan untuk menjalani hidup, ternyata menjadi sentral perjuangan Harizal menjalani proses mencaleg. Tenar dengan panggilan “Jack Rang Mudo Pakawan”, Harizal mentransformasi “kawan” menjadi “sahabat”. Jadilah, “Sahabat Harizal”, sebagai layaknya tim sukses.

Familiarnya nama Harizal di dunia maya (medsos) di Kota Solok saat ini, merupakan salah satu indikator tingginya harapan masyarakat terhadap figur politisi muda. Sebelumnya, nama Harizal telah dulu akrab di berbagai “pesta” politik di Kota Solok. Yakni sebagai tim sukses caleg Partai Demokrat 2009, tim sukses Irzal Ilyas-Zul Elfian pada Pilwako 2010, dan tim sukses Zul Elfian-Reinier pada Pilwako 2015 lalu.

“Saya masuk ke dunia politik sebagai pendukung atau tim sukses. Saya sadar, saya adalah anak muda yang masih butuh belajar. Namun, keinginan untuk membangun daerah menjadi lebih baik, memantapkan hati saya untuk maju ke legislatif. Alhamdulillah, respons dan dukungan dari kawan-kawan, keluarga dan berbagai elemen lainnya, semakin memantapkan hati saya,” ujar pria kelahiran 27 Februari 1977 ini.

Bersama Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, yang juga Ketua Gerindra Sumbar.

Majunya Harizal di Pileg 2019 dari Partai Gerindra di Kota Solok sempat menuai pro dan kontra. Terutama, karena dirinya pernah mengajukan pengunduran dari Partai Gerindra saat Pilwako 2015 lalu. Saat itu, Harizal mendukung pasangan Zul Elfian-Reinier yang diusung Partai NasDem, PBB dan PKPI. Sementara, Partai Gerindra saat itu mengusung Ketua DPC Ismael Koto yang berpasangan Ketua DPD PAN Kota Solok, Jon Hendra. Namun, loyalitas dan kepribadiannya yang kuat, membuat dirinya kembali dipanggil ke partai berlambang kepala garuda tersebut. Bahkan Harizal diserahi tanggung jawab menjadi Wakil Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Solok dan menempati nomor urut 1 pada pengajuan Bacaleg ke KPU Kota Solok.

“Loyalitas dan kepribadian menjadi kunci bagi saya menjalani hidup. Termasuk di politik. Waktu dan kenyataan akan menjawab sendiri, bahwa ketetapan hati, loyalitas dan kepribadian yang membuat kita akan berarti,” ujarnya.

Harizal (kanan) bersama Sekretaris Gerindra Sumbar Desrio Putra dan Ketua DPC Gerindra Kota Solok Ismael Koto.

Mengenai langkahnya setelah proses Pileg 2019, Harizal menegaskan dirinya selalu berupaya menjadi diri sendiri. Yakni selalu bersikap biasa dan menjaga kepribadian serta karakter. Hal itu, membuatnya selalu bisa bergaul dengan siapa saja dan duduk di manapun.

“Di manapun, saya selalu berupaya menjaga karakter dan kepribadian apa adanya. Usai Pileg 2019, tentu saya akan berjuang maksimal menjawab kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Di DPRD nantinya, Harizal mengaku dirinya secara pribadi maupun Partai Gerindra, ingin memberikan komitmen bersama membangun daerah. Apalagi antar caleg di Kota Solok, secara alami telah terbina hubungan yang erat.

“Hubungan tetap dijaga, meski berbeda partai maupun latar belakang. Saling komunikasi. Ini menjadi contoh baik bagi demokrasi. Siapa yang terpilih, merupakan wujud keinginan elemen masyarakat. Ke depan, kami akan menjajaki koalisi dan silaturahmi lintas partai,” ujarnya. 

Terkait barisan “Sahabat Harizal”, pria yang murah senyum tersebut mengingatkan bahwa “pekerjaan” belum selesai. Menurutnya, setelah dirinya terpilih, tugas “Sahabat Harizal” adalah mengawasi kinerja dirinya sebagai anggota legislatif.

“Saya adalah manusia biasa yang tak akan luput dari kesalahan. “Sahabat Harizal”, harus menjadi elemen pertama yang mengingatkan saya. Jangan biarkan perjuangan yang telah kita cita-citakan keluar dari jalur dan komitmen,” tegasnya. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply