Dramatis, Duo Inggris di Final Liga Champions 2019

Dramatis, Duo Inggris di Final Liga Champions 2019

AMSTERDAM – Dua laga semifinal leg 2 Liga Champions Eropa 2018-2019 menyajikan kejutan besar. Liverpool menggulung favorit juara Barcelona dengan skor telak 4-0 di Stadion Anfield, dan mengeliminasi kemenangan 3-0 Barcelona di Nou Camp. Satu partai semifinal lainnya, Tottenham Hotspur menang 3-2 atas Ajax pada leg kedua. Tottenham Hotspur lolos ke final dengan keunggulan agresivitas gol tandang 3-3, setelah di leg 1, kalah 0-1 di kandang sendiri. Jadilah, final sesama tim Inggris kali kedua di Liga Champions dan final ketiga sesama tim Inggris di kompetisi Eropa. 

Di laga semifinal Liga Champions 2018-2019, di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Rabu (8/5/2019) waktu setempat, Tottenham Hotspur berusaha keras membalikkan agregat 0-1 dari Ajax. Upaya dilakukan dengan mencoba mendominasi permainan sejak menit pertama.

Akan tetapi, lini belakang Tottenham Hotspur lengah saat situasi bola mati. Hal itu bisa dimanfaatkan Ajax untuk membuka keunggulan melalui Matthijs de Ligt yang memanfaatkan umpan sepak pojok Lasse Schone pada menit ke-5.

Dengan keunggulan itu, Ajax semakin di atas angin. Sementara itu, Tottenham Hotspur harus mengejar defisit dua gol dari sang lawan. 

Ajax hanya mencoba melancarkan serangan balik. Adapun Tottenham Hotspur memegang kendali serangan, namun hanya menciptakan dua peluang emas yang gagal berujung gol.

Memasuki menit ke-35, Ajax menggandakan skor lewat sepakan keras Hakim Ziyech. Pemain Maroko tersebut memaksimalkan umpan Dusan Tadic dari sebuah skema serangan balik yang rapih.

Skor 2-0 bertahan untuk Ajax hingga 45 menit pertama pertandingan. Ajax unggul secara agregat 3-0 atas Tottenham Hotspur.

Tertinggal 0-2 pada laga ini dengan agregat total 0-3 ternyata tidak membuat Tottenham Hotspur patah arang. Pelatih Mauricio Pochettino melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Fernando Llorente. 

Perubahan itu membuahkan hasil. Pada menit ke-55, Tottenham Hotspur memperkecil skor lewat tembakan mendatar Lucas Moura.

Gol tersebut melecut semangat para pemain Tottenham Hotspur. Tidak lama kemudian, Lucas Moura kembali mencetak gol untuk menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-59.

Dengan skor 2-2, Tottenham Hotspur hanya butuh satu gol demi lolos ke final. The Lilywhites berusaha keras menciptakan gol penentu kemenangan itu.

Jelang laga berakhir, Tottenham Hotspur hampir mencetak gol ketiga dalam laga itu. Akan tetapi, sundulan Jan Vertonghen masih membentur mistar gawang Ajax. 

Gol yang dinantikan seluruh elemen Tottenham Hotspur akhirnya hadir pada menit ke-90+6′. Lagi-lagi, Lucas Moura menjadi mimpi buruk Ajax dengan mencetak gol penentu sekaligus hat-trick dalam laga tersebut.

Tottenham Hotspur pun meraih kemenangan 3-2 setelah sempat tertinggal 0-2 pada babak pertama. The Spurs melakukan comeback fantastis, sama seperti Liverpool yang melakukannya saat melawan Barcelona.

Tottenham Hotspur akan menantang Liverpool pada partai final yang berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Sabtu (1/6/2019) waktu setempat atau Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. (PN-001)

Data Fakta

– Tottenham menjadi tim Inggris kedelapan yang mampu mencapai final Liga Champions. Sebelum mereka ada Arsenal, Aston Villa, Chelsea, Leeds United, Liverpool, Manchester United, dan Nottingham Forest.

– Tottenham Hotspur menjadi tim pertama yang mampu menang di semifinal Liga Champions setelah tertinggal 2-0 sejak Manchester United melakukannya pada 1999 saat melawan Juventus.

– Ini akan jadi final kompetisi Eropa ketiga yang mempertemukan dua tim asal Inggris. Pada 1972 di final Piala UEFA Tottenham bertemu Wolves, sedangkan di final Liga Champions 2008 Man Utd bertemu Chelsea).

– Lucas Moura menjadi pemain kelima yang mencetak hat-trick di semifinal Liga Champions, setelah Alessandro Del Piero, Ivica Olic, Robert Lewandowski, dan Cristiano Ronaldo. Ia jadi pemain Brasil pertama yang berhasil melakukannya.

– Matthijs de Ligt, 19 tahun, merupakan remaja keempat yang mampu mencetak gol di semifinal Liga Champions, setelah Nordin Wooter (1996, Ajax), Obafemi Martins (2003, Inter Milan) dan Kylian Mbappé (2017, Monaco). (*)

Susunan pemain

Ajax: Andre Onana; Noussair Mazraoui, Matthijs de Ligt, Daley Blind, Nicolas Tagliafico; Lasse Schone (Joel Veltman 60′), Frenkie de Jong; Hakim Ziyech, Donny van de Beek (Lisandro Magallan 90′), Dusan Tadic; Kasper Dolberg (Daley Sinkgraven 67′)
Pelatih: Erik ten Hag

Tottenham Hotspur: Hugo Lloris; Kieran Trippier (Erik Lamela 81′), Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, Danny Rose (Ben Davies 82′); Moussa Sissoko, Victor Wanyama (Fernando Llorente 46′), Christian Eriksen; Dele Alli; Lucas Moura, Son Heung-min
Pelatih: Mauricio Pochettino

Wasit: Felix Brych (Jerman)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply