Kuasai Pileg, Gerindra Bakal Mulus di Pilkada 2020?

Kuasai Pileg, Gerindra Bakal Mulus di Pilkada 2020?

SOLOK – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menguasai pemilihan legislatif (Pileg) di seluruh Sumbar. Dari hasil sementara, partai berlambang kepala garuda tersebut menang di 11 daerah dan Pileg DPRD Sumbar. Sehingga, 11 DPRD kabupaten/kota dan DPRD Sumbar, bakal dipimpin kader Gerindra. Selain Ketua DPRD di 12 lembaga legislatif, Gerindra juga menjadi Wakil Ketua DPRD di 4 daerah. Apakah ini menjadi sinyalemen kader Gerindra akan mulus meraih BA 1 (gubernur)?

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumbar, Nasrul Abit, menyatakan pihaknya sangat bersyukur dengan hasil Pileg 17 April 2019 lalu. Menurutnya, hal itu merupakan kerja keras seluruh pengurus, kader dan simpatisan Partai Gerindra di seluruh Sumbar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus DPC Gerindra, kader dan simpatisan. Serta seluruh anggota DPRD dari Partai Gerindra yang telah berbuat bagi masyarakat. Sehingga, partai ini bisa dipercaya dan menjadi pilihan bagi mayoritas masyarakat Sumbar,” ujarnya.

Terkait dengan kursi BA 1 atau gubernur, Nasrul Abit menyatakan pihaknya senantiasa menunggu arahan dari dewan pimpinan pusat (DPP) Gerindra. Meski di perhitungan sementara, untuk DPRD Sumbar, Gerindra hampir dipastikan meraih minimal 13 kursi, yang merupakan syarat 20 persen kursi dari 65 Anggota DPRD Sumbar, untuk mencalonkan sendiri pasangan gubernur dan wakil gubernur.

“Kita lihat hasil finalnya nanti. Jika memang bisa meraih minimal 13 kursi, atau 20 persen dari komposisi DPRD Sumbar, berarti kita bisa mengajukan sendiri pasangan gubernur dan wakil gubernur,” ungkapnya.

Sebagai Ketua DPD Gerindra Sumbar, Nasrul Abit tentu berada di daftar paling prioritas untuk diajukan menjadi calon gubernur Sumbar pada Pilkada 2020. Hal ini juga didukung dengan tidak bisa majunya lagi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di kontestasi Pilkada Sumbar 2020. Sebab, kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, sudah dua periode menjadi Gubernur Sumbar. Pada 2015 lalu, Irwan Prayitno-Nasrul Abit diusung koalisi PKS dan Gerindra.

“Siapa yang ditunjuk menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur nantinya, tergantung DPP. Bisa dari kader (internal) maupun dari eksternal, tergantung survey nantinya. Hal itu, juga berlaku untuk 12 kabupaten/kota lainnya yang melaksanakan Pilkada,” ujarnya.

Terkait siapa pendamping (Cawagub) di Pilkada 2020, Nasrul Abit menyatakan dirinya menyerahkan sepenuhnya ke DPP. Apakah kader internal atau pun dari eksternal. Meski begitu, Nasrul Abit juga menegaskan bahwa sejak awal, komitmennya adalah komitmen koalisi Adil Makmur yang sebelumnya koalisi pendukung Prabowo Subianto – Sandiaga Salahudin Uno.

“Kita harapkan koalisi tersebut tetap solid hingga Pilkada 2020 dan berlanjut hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Meski Gerindra adalah partai pemenang di Sumbar, namun dalam pemilihan kepala daerah, yang paling utama adalah koalisi. Kita harapkan koalisi Adil Makmur bisa tetap solid. Sehingga, kita bisa bersinergis dan membangun Sumbar,” tegasnya. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply