Tersangka, Muzni Zakaria Dicegah ke Luar Negeri

Tersangka, Muzni Zakaria Dicegah ke Luar Negeri
Muzni Zakaria Bupati Solok Selatan

JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi langsung mencegah Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria, usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap proyek pembangunan masjid dan jembatan di Kabupaten Solok Tahun 2018.

Selain Muzani, terduga pemberi suap, Muhammad Yamin Kahar selaku pengusaha yang mengerjakan proyek juga telah ditetapkan tersangka dan pencegahan bepergian ke luar negeri.

Basaria Panjaitan
Wakil Ketua KPK RI

“Pada tahap penyidikan ini, KPK juga telah mengirimkan surat pelarangan ke luar negeri kepada Dltjen Imigrasi,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2019) seperti dikutip viva.co.id.

Basaria menerangkan pencegahan berlaku untuk enam bulan ke depan.

Sebelumnya diberitakan, nilai suap yang diterima Murni dari Jembatan Ambayan berjumlah Rp 460 juta dalam rentang waktu April-Juni 2019. Sedangkan terkait dengan proyek pembangunan Masjid Agung Solok Selatan, Muhammad Yamin Kahar, swasta juga telah memberikan uang pada sejumlah bawahan Muzni Zakaria, yang merupakan pejabat di Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan sejumlah Rp 315 juta.

Atas perbuatannya, Murni Zakaria disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55? ayat 1 ke-1 KUHP. Sedangkan M Yamin Kahar disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Defika Yufiandra

Sementara itu, Penasihat Hukum Muzni Zakaria, Defika Yufiandra menyatakan, pihaknya menghormati proses yang tengah dilakukan KPK.

“Kita hormati penetapan tersangka oleh KPK itu,” ujarnya di Padang, Selasa (5/7), dikutip hariansinggalang.co.id.

Managing Director Kantor Hukum Independen (KHI) Padang ini berharap lembaga antirasuah itu tak melakukan penahanan badan terhadap kliennya.

“Kita tentu berharap tidak ada penahanan badan, karena kami yakin Pak Muzni akan kooperatif dalam proses penyidikan nantinya,” ujarnya.

Soal tuduhan menerima suap terhadap Muzni katanya, pihaknya akan membuktikan nantinya di persidangan.

“Semua tengah kami siapkan untuk dibuktikan di persidangan nantinya. Kita berharap semua pihak mengedepankan azas praduga tak bersalah dalam kasus ini,” ujarnya. (PN-001)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply