Firmansyah: Kabupaten Solok Butuh Lompatan Quantum

Firmansyah: Kabupaten Solok Butuh Lompatan Quantum

Firmansyah, Kandidat Bupati Solok 2021-2026
* Solok Butuh Lompatan Quantum

SOLOK – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Solok, Firmansyah, menegaskan dirinya bakal maju pada kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Solok 2021-2026. Niat dan tekad tersebut, menurut Firmansyah didasarkan pada kondisi terkini Kabupaten Solok dan potensi luar biasa yang tak tergarap maksimal. Anggota DPRD Kabupaten Solok dua periode (2009-2014 dan 2014-2019) tersebut, menyebutkan Kabupaten Solok butuh lompatan quantum, dan berfikir di luar kotak (out of the box).

“Sepuluh tahun di legislatif, saya melihat Kabupaten Solok jauh tertinggal, jika dibandingkan daerah lain. Tidak hanya di bidang infrastruktur, tapi juga dari segi pengelolaan. Jika diibaratkan ke manusia, daerah ini telah berjalan sebagaimana mestinya. Tapi tentu hal itu tidak cukup. Kabupaten Solok butuh lompatan, bukan hanya sekadar berjalan. Maka, dibutuhkan kepemimpinan yang inovatif, kreatif dan berfikir jauh ke depan. Sehingga, perkembangan daerah bisa digenjot dengan cepat. Yakni, pemimpin yang meninggalkan primordial dan berfikir out of the box,” ujarnya.

Firmansyah juga menyebut, Kabupaten Solok harus kembali ke khittahnya sebagai daerah agraris (pertanian). Menurutnya, takdir agraris Kabupaten Solok harus dimaksimalkan. Sehingga, arah pembangunan menjadi jelas dan terarah. Yakni arah kebijakan yang berpatokan pada potensi dan takdir yang dimiliki.

“Kabupaten Solok telah ditakdirkan sebagai daerah agraris. Khittah dan takdir itulah yang harus kita maksimalkan. Potensi pertanian dan elemen pendukungnya, harus mendapatkan porsi dan perlakuan yang khusus. Jangan sampai arah dan kebijakan menjadi proyek mercusuar dan tidak mendapat efek luas ke masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Firmansyah menegaskan, secara geografis, Kabupaten Solok berada di pertemuan simpul antar daerah di Sumbar. Hal itu menurutnya juga menjadi potensi besar dan luar biasa. Letak yang bertetangga dengan Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto dan daerah lainnya, harus mampu memberi efek positif pengembangan perekonomian Kabupaten Solok. Minimal, Kabupaten Solok harus bisa menjadi daerah penyangga Kota Padang, dan daerah lainnya.

“Masih banyak lahan tidur di Kabupaten Solok. Bertetangga dengan Kota Padang misalnya, Kabupaten Solok bisa menjadi daerah pengembangan bisnis PT Semen Padang. Tentu harus dibangun infrastruktur pendukung, akses jalan, hingga penyiapan sumber daya manusia,” ujarnya.

Firmansyah juga menyebutkan, pihaknya juga ingin kembali “membangunkan” cita-cita mantan Bupati Solok, Gamawan Fauzi, yang belum terwujud. Yakni “Menjadi Kabupaten Terbaik dari yang Baik”.

“Kabupaten Solok merupakan daerah yang kaya potensi. Potensi darat, potensi air, bahkan udaranya. Ini adalah berkah yang harus mampu memberikan lompatan, bukan hanya berjalan. Sehingga, mampu mewujudkan cita-cita ‘Menjadi Kabupaten Terbaik dari yang Baik’. Hal itulah yang membuat kami bertekad dan berniat tulus untuk maju di kontestasi Pilkada 2021-2026 mendatang,” ungkapnya.

Sekilas Firmansyah

Keinginan untuk berbakti pada kampung halaman telah terpatri sejak remaja bagi Firmansyah. Bahkan saat kuliah dan aktif di Keluarga Mahasiswa Minang Jakarta (KMM Jaya) Firmansyah terbilang aktif pada kegiatan yang dilaksanakan berbagai organisasi sosial kemasyarakatan perantau Minang di Jabodetabek.

Begitu menamatkan pendidikan pada jenjang S1, Firmansyah langsung kembali ke Kabupaten Solok dan mulai aktif di kancah politik lewat Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) besutan Jenderal (Purn) Wiranto. Pengalamannya berorganisasi saat berstatus mahasiswa merupakan modal utamanya bekercimpung di dunia politik yang mengantarkannya sebagai salah seorang anggota legislatif di DPRD Kabupaten Solok lewat Pemilu tahun 2009.

“Modal saya saat itu hanya kemauan untuk berbuat dan bertekad menyumbangkan bakti lewat legislatif. Untuk itu saya berusaha meyakinkan masyarakat, terutama kerabat dan teman-teman kalau untuk menjadi calon anggota legislatif tidak semata-mata memiliki harus memiliki dana yang banyak, seperti yang dikatakan banyak orang,” ujarnya.

Di kalangan anggota DPRD dan pejabat Kabupaten Solok, Firmansyah terbilang sebagai salah seorang anggota dewan yang voval dan gigih memperjuangan aspirasi masyarakat dan pembangunan yang pro rakyat.

“Saya tidak peduli disukai atau tidak. Yang penting saya bisa berbuat untuk kepentingan dan kebijakan pro rakyat di lembaga legislatif,” lanjut Firmansyah.

Sikap tegas dan selalu memperjuangkan serta berpihak pada kepentingan rakyat itu pula yang mengantarkannya duduk sebagai angoota legislatife di DRPRD Kabupaten Solok untuk kedua kalinya, setelah mendapat dukungan yang siginifikan pada Pemilu tahun 2014 dengan partai yang sama, yaitu Partai Hanura. Firmansyah yang terkenal ramah namun tegas ini terbilang sukses menjalani karir sebagai politisi. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply