Pencurian, Dua Mobil Kafilah MTQ Dipecahkan OTK

Pencurian, Dua Mobil Kafilah MTQ Dipecahkan OTK

SOLOK – Kabar kurang sedap mewarnai helatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional tingkat Sumbar di Kota Solok, 14-22 Juni 2019. Kontingen asal Kota Padang Panjang dan Kota Padang kemalingan. Dalam aksinya, maling tersebut memakai modus memecahkan kaca mobil dan mengambil barang berharga dari dalam mobil. Salah satu offisial asal Padang Panjang dipecahkan kaca mobilnya saat shalat Jumat (14/6) oleh orang tak dikenal (OTK).

Sementara pada Sabtu malam (15/6), bertepatan dengan Pembukaan MTQ di Lapangan Merdeka Kota Solok, mobil Avanza warna silver dengan nomor polisi BA 56 A, yang diduga milik Kabag Humas Pemko Padang yang terparkir di Simpang Ambacang, sekitar 200 meter dari lokasi pembukaan juga dipecahkan kacanya. Pelaku berhasil mengambil satu unit kamera SLR merek Nikon D7100, flashdisk, kartu memori, charger kamera, serta satu tas ransel warna hitam yang berisi mobil Kijang Kapsul BA 1491 BQ dan kartu tabungan. 

Sopir mobil BA 56 A, Faisal Siregar menyebutkan bahwa dirinya memarkirkan kendaraannya di Simpang Ambacang, Kota Solok dan berjalan menuju Lapangan Merdeka Kota Solok untuk menghadiri Pembukaan MTQ Nasional Tingkat Sumbar. Sekira pukul 23.00 WIB, dirinya kembali ke mobil dan mendapati kaca sebelah kanan bagian belakang mobil sudah pecah dan barang-barang di dalam mobil sudah hilang. Faisal kemudian melaporkan hal ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Solok Kota, dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) No. STPL/174/B-1/VI/2019/Polres Solok Kota, yang ditandatangani Kanit II SPKT, Ipda Ronald Hidayat, SH. 

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan Dt Pandeka Rajo Mudo, menyatakan pihaknya menerima laporan dugaan pencurian dengan pemecahan kaca mobil di Simpang Ambacang Kota Solok, Minggu dinihari sekira pukul 01.00 WIB. Usai menerima laporan tersebut, jajaran Sat Reskrim bersama Sat Intelkam Polres Solok Kota langsung melakukan pengejaran dan pengembangan. Dari informasi yang beredar, Sat Reskrim Polres Solok Kota mengamankan satu terduga pelaku. Namun, Dony belum mau berkomentar lebih jauh terkait identitas terduga pelaku.

“Masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan kasus,” ujarnya singkat. 

Sebelumnya, anggota kontingen MTQ Nasional tingkat Sumbar ke-38 asal Kota Padang Panjang kemalingan sebuah laptop, Jumat (14/6). Dalam aksinya, maling memecahkan kaca mobil salah satu offisial dan membawa kabur laptop tersebut.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan menyatakan pihaknya tidak pernah menerima adanya laporan pencurian dengan modus pemecahan kaca mobil saat shalat Jumat (14/6) tersebut.

Dalam foto-foto yang disebar di sejumlah grup facebook dan whatsapp tersebut, kejadian diduga kuat terjadi di Kelurahan Pasar Pandan Air Mati (PPA). Masjid yang terdekat dengan lokasi tersebut adalah Masjid Syura.

Kapolsek Kota Solok AKP Anggara Rustamyono melalui Panit Reskrim Iptu Aam Hermayanto, menyatakan pihaknya juga tidak pernah menerima laporan tersebut.

“Tidak ada laporan masuk ke Polsek Kota Solok,” ujarnya.

Facebook

Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Pemko Solok, Nurzal Gustim, menyatakan dari informasi yang didapat, pemecahan tersebut terjadi di hari Jumat (14/6). Nurzal Gustim menyebutkan seluruh kontingen (kafilah) MTQ dari 18 kabupaten/kota se-Sumbar, datang ke Kota Solok pada Jumat (14/6).

“Dalam foto yang disebar tersebut, ada keluarga dari salah satu pegawai Humas Kota Solok. Saat kami konfirmasi, memang ada kejadian. Sebenarnya, seluruh kejahatan bisa terjadi kapan saja, tidak hanya saat ada keramaian seperti MTQ ini. Karena itu, kami harapkan seluruh kafilah, offisial, dan masyarakat Kota Solok selalu waspada dan menjaga barang-barang pribadinya,” harapnya. (rijal islamy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply